Senin, 8 Juni 2026

SBT Hari Ini

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Masyarakat Kesui dan Watubela Minta Penambahan Puskesmas

Pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kesui dan Watubela wilayah tersebut belum terlaksana dengan baik.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Istimewa
KESUI WATUBELA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Yusuf Alkatiri, saat menggelar kegiatan reses di Kesui, Kamis (3/4/2025). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Masyarakat Kesui dan Watubela melalui Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur Yusuf Alkatiri meminta Pemerintah Kabupaten SBT untuk menambah dua Puskesmas baru.

Hal ini dikaranekan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kedua wilayah tersebut belum terlaksana dengan baik.

Untuk Itu, penambahan Puskesmas dianggap sangat penting untuk memaksimalkan pelayanan disana.

“Selain permintaan warga, selaku wakil rakyat kami melihat pembangunan Puskesmas baru di wilayah Kesui pantai barat dan Pulau Watubela sangat dibutuhkan,” ujar Yusuf Alkatiri.

Dikatakan, terkait pembangunan puskesmas, bupati Fachri Husni Alkatiri dan wakil bupati Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena telah berencana ditahun ini, puskesmas pulau Watubela akan segera dibangun.

Baca juga: Bulan Depan Talud Penahan Banjir di Bentaran Sungai Wailola SBT Segera Dikerjakan

Baca juga: Dinas Sosial SBT Salurkan 53 Paket Bantuan Bagi Warga Kota Bula Terdampak Banjir

Meski begitu dia berharap, rencana ini mesti dipercepat untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

“Kita berharap percepatan pembangunan Puskesmas Watubela dan juga ada upaya memikirkan pembangunan Puskesmas Tamher Warat agar bisa maksimal dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta memperpendek pelayanan kesehatan,” lanjutnya.

Diketahui, Kecamatan Kesui Watubela sendiri sudah ada satu puskesmas yang beroperasi sejak lama.

Namun, satu puskesmas itu dinilai tidak mampu menjangkau 18 desa di kecamatan itu, apalagi dalam kondisi musim gelombang.

Hal itu semakin diperparah dengan, kondisi geografis wilayah yang berpulau-pulau membuat warga sulit mendapat pelayanan kesehatan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved