Polemik Waragonda
Seruan Penolakan PT. Waragonda Kembali Bergema
Melalui video berdurasi 36 detik, masyarakat Haya menyampaikan seruan tersebut di Depan Kantor Negeri Haya, Rabu (2/4/2025).
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Loran Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Seruan penolakan terhadap PT. Waragonda Minerals Pratama (WMP) kembali dilakukan masyarakat Negeri Haya Kecamatan Tehoru Maluku Tengah.
Melalui video berdurasi 36 detik, masyarakat Haya menyampaikan seruan tersebut di Depan Kantor Negeri Haya, Rabu (2/4/2025).
Dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Haya, M. Yasin Sanaky, ia membacakan seruan diikuti oleh sejumlah pemuda dan perwakilan masyarakat.
"Kami Pemerintah Negeri Haya dan Saniri serta seluruh masyarakat Negeri Haya menolak PT. Waragonda dan perusahaan lainnya, segera mengangkat kaki dari Negeri Haya. Bersatu untuk negeri," seru mereka serempak.
Saat dikonfirmasi, Pj. KPN Haya, M. Yasin Sanaky membenarkan aksi tersebut.
Baca juga: Empat Hari Pasca Diberitakan TribunAmbon, Tulisan Ikonik Gumumae Akhirnya Diperbaiki
Baca juga: Bang Ozan Minta Warga di Salahutu Menahan Diri: Mari Katong Baku Sayang
Kata Sanaky, siang tadi digelar rapat silaturahmi tokoh masyarakat, sementara poin-poin hasil rapat sedang disusun oleh Gerakan Masyarakat Adat Haya (GEMAH) dan Sekretaris Desa
"Masih sementara buat (poin-poinnya," ujar Sanaky saat dikonfirmasi TribunAmbon.com via telfon seluler.
Disampaikan, musyawarah itu guna menyikapi persoalan yang terjadi di dalam negeri.
"Nanti ada semacam putusan hasil rapat (rekomendasi) dan akan disebar ke polsek, serta jajaran instansi vertikal lainnya," ungkap dia.
Diakui Sanaky, turut hadir dalam rapat itu, Saniri Negeri Haya dan sejumlah tokoh masyarakat Haya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Seruan-Waragonda.jpg)