Jumat, 24 April 2026

Lebaran 2025

BPTD Maluku Siapkan 3 Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2025

BPTD Maluku menyiapkan tiga posko terpadu dalam rangka mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2025.

Mesya Marasabessy
MUDIK LEBARAN - Kepala BPTD Maluku, Hasan Bisri saat diwawancarai terkait arus mudik lebaran 2025, Jumat (28/3/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Maluku menyiapkan tiga posko terpadu dalam rangka mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2025.

Posko ini akan beroperasi di tiga titik utama, yakni Pelabuhan Galala, Pelabuhan Hunimua dan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. 

"Posko angkutan Lebaran ini bukan berdiri sendiri, tetapi bersifat terpadu dengan bekerja sama pemangku kepentingan, terkait di Maluku," kata Kepala BPTD Maluku Hasan Bisri, Jumat (28/3/2025).

Selain tiga posko utama, BPTD Maluku juga mengintegrasikan posko di Namlea, Waipirit, Waai, dan Masohi dengan Satuan Pelayanan (Satpel) dan pemerintah daerah setempat. 

"Tahun ini, personel kami diarahkan ke posko terpadu untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Karena berdasarkan evaluasi dari pergerakan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola perjalanan cenderung sama, sehingga kami hanya menyiapkan satu kali posko besar dalam setahun," jelasnya.

Baca juga: ‎Mudik Lebaran, 3.416 Penumpang Tercatat Lewati Pelabuhan Amahai  ‎

Baca juga: Pemkot Tual Siapkan Armada Tambahan tuk Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Mudik Lebaran 2025

Ia mengaku, hingga saat ini, dari hasil monitoring awal di Pelabuhan Hunimua, arus mudik Lebaran yang dimulai sejak 21 Maret hingga 11 April 2025 masih terpantau landai. 

Lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, jumlah trip kapal di Pelabuhan Hunimua ditingkatkan dari 13 menjadi 17 perjalanan per hari guna memberi pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat.

BPTD Maluku mengerahkan 208 personel untuk melakukan monitoring di lapangan. 

Tahun ini, pengawasan lebih banyak dilakukan secara daring, sejalan dengan kebijakan efisiensi yang meniadakan tim monitoring dari pusat.

Untuk transportasi laut, Pelabuhan Galala mengoperasikan dua kapal, sementara Pelabuhan Hunimua mengoperasikan enam kapal—dengan empat kapal beroperasi harian dan dua sebagai cadangan.

“Seluruh armada kapal telah dipastikan dalam kondisi siap untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2025,” ucapnya. 

Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, BPTD Maluku optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman bagi masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved