Jumat, 10 April 2026

Lebaran 2025

Wakil Bupati Maluku Tengah Imbau Pemudik Waspada Cuaca Ektrem

Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata  mengimbau masyarakat selalu memperhatikan cuaca dan berhati-hati saat mudik.

Silmi
MARIO LAWALATA - Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata saat memberi imbauan kepada pemudik di Masohi, Kamis (27/3/2025) 


‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata  mengimbau masyarakat selalu memperhatikan cuaca dan berhati-hati saat mudik.

Terlebih bagi masyarakat yang hendak bepergian ke wilayah Seram Utara, Seram Selatan, Saparua, Pulau Haruku, dan Banda agar selalu memperhatikan keselamatan dalam perjalanan.

‎Apalagi, bagi masyarakat yang bepergian membawa anak kecil. 

‎"Diimbau kepada pemudik Seram Utara, Seram Selatan, Saparua dan Haruku, dan Ke Banda terutama dengan cuaca seperti  angin kencang dan hujan dihimbau agar masyarakat selalu berhati-hati," ujar Mario, Kamis (27/3/2025).

Apalagi kata Mario, mudik menggunakan angkutan laut harus memperhatikan kondisi cuaca termasuk gelombang tinggi.

‎"Kalau situasinya bagus boleh lanjut kalau situasinya buruk dihimbau agar ditunda dulu, dilanjutkan menunggu cuaca membaik," pintanya. 

‎Ia berharap agar dalam perjalanan mudik ini, kondisinya tetap aman. Kemudian dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. 

‎"Sehingga para pemudik bisa bertemu dengan keluarga dan merayakan idul Fitri dengan hangat," tutup Mario.

Diketahui, pemudik mulai ramai memadati Pelabuhan Amahai hingga pusat Kota Masohi, Maluku Tengah.

‎Pantauan TribunAmbon.com, Kamis (27/3/2025), ratusan pemudik memadati pelabuhan Amahai.

‎Rerata pemudik berdatangan dari Kota Ambon dan sekitar, hendak bepergian untuk lebaran Idul Fitri di kampung halaman. 

‎Sementara itu, di Pusat Kota Masohi berpusat di Terminal Binaiya Masohi, puluhan pemudik hingga kendaraan roda empat ramai parkir di terminal hingga bahu jalan dekat kawasan terminal.  

‎Para pemudik ini hendak pulang ke Seram Utara, Seram Selatan, Pulau Haruku, Banda, hingga Pulau Saparua. 

‎Salma Raisyadina (20) seorang mahasiswa dari Ambon mengaku, ia berdesak-desakan saat naik kapal cepat dari Tulehu ke Amahai. 

‎Kata dia, penumpang cukup padat hingga sebagian penumpang tidak kebagian tempat duduk. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved