Rabu, 3 Juni 2026

Info Terkini

Hilang Kontak, Nelayan Pulau Banda Neira Akhirnya Ditemukan Selamat

Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa operasi pencarian yang melibatkan Pos SAR Banda

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Basarnas Ambon
KECELAKAAN LAUT - Seorang nelayan asal Pulau Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Jawan Salasa (56), yang dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar Perairan Pulau Hatta pada 19 Maret 2025 lalu, berhasil ditemukan selamat oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (21/3/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seorang nelayan asal Pulau Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Jawan Salasa (56), yang dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar Perairan Pulau Hatta pada 19 Maret 2025, berhasil ditemukan selamat oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (21/3/2025).

Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa operasi pencarian yang melibatkan Pos SAR Banda, Polairud Polda Maluku, Pos Lanal Banda, Polsek Banda, Babinsa Pulau Hatta, dan keluarga korban, terus dilakukan selama tiga hari. 

Meskipun pencarian pada hari ketiga belum membuahkan hasil, informasi mengenai hilangnya korban disebarkan hingga ke Kota Masohi dan Kabupaten Seram Bagian Barat, mengingat kondisi arus laut dan angin.

"Memasuki hari keempat Operasi SAR, sekitar pukul 05.40 WIT dini hari tanggal 22 Maret, kami menerima informasi dari Kabupaten Seram Bagian Timur bahwa korban ditemukan selamat oleh nelayan Dusun Namalalat pada tanggal 21 Maret pukul 10.00 WIT," ungkap Arafah dalam keterangan pers yang diterima TribunAmbon.com, Sabtu (22/3/2025).

Baca juga: Kecewa Foto Wisuda Tak Kunjung Diterima, Alumni FISIP Unpatti Desak Rektorat Bersikap Transparan

Baca juga: Dinobatkan Jadi Lingkungan Kerja Inklusif, BRI Raih Anugerah Avirama Nawasena

Jawan Salasa ditemukan dalam kondisi terombang-ambing sekitar 47,5 mil laut dari Pulau Banda

Korban kemudian dievakuasi oleh nelayan setempat ke Desa Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur, untuk mendapatkan perawatan. 

Keluarga korban yang menerima informasi tersebut segera berangkat menggunakan beberapa perahu panjang (longboat) menuju Desa Werinama untuk menjemput korban.

"Alhamdulillah, pada pukul 20.42 WIT tanggal 21 Maret, korban berhasil tiba di Pulau Banda dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga," kata Arafah.

engan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. 

Basarnas Ambon mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dalam operasi pencarian ini. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved