Pemkab Malteng

Kunjungi Masohi, Gubernur dan Wagub Maluku Bukber bareng Pemda Malteng

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath buka bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Malteng, Sabtu (15/3/2025).

Silmi Sirati Suailo
BUKA BERSAMA - Gubernur - Wakil Gubernur Maluku buka puasa bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah di Baileo Ir Soekarno Masohi, Sabtu (15/3/2025) kemarin. 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath buka bersama (bukber) Pemerintah Daerah (Pemda) Malteng di Baileo Ir Soekarno, Sabtu (15/3/2025) sore.

Hadir dalam buka puasa tersebut, istri Gubernur Maluku, Maya Baby Rampen Lewerissa dan istri Wakil Gubernur, Rohani Vanath, Kepala Badan Intelijen Daerah Maluku, Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, Forkompinda Maluku dan Forkompinda Maluku Tengah, Pimpinan OPD serta Tokoh Agama daerah setempat.

Dalam sambutannya Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyampaikan, bulan puasa terdiri dari tiga fase.

Sepuluh hari fase pertama merupakan fase Rahmat, sepuluh hari fase kedua merupakan fase ampunan, dan sepuluh atau sembilan hari fase ketiga merupakan fase pembebasan dari api neraka.

Selain itu, lanjut Hendrik, terkadang bulan Ramadhan bisa 30 hari atau 29 hari tergantung hasil melihat bulan yang kemudian diumumkan secara resmi oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI.

Baca juga: Bupati Maluku Tengah Sambut Kedatangan Gubernur di Bumi Pamahanu Nusa: Momentum Perkuat Silaturahmi

Baca juga: Pemda Malteng Beri Bantuan NPHD Senilai Rp. 1 Milyar Lebih ke Beberapa Desa Kecamatan Telutih

“Hadirin sekalian, bulan Ramadhan ini merupakan bulan penuh rahmat, bulan yang mulia. Selain itu, bulan Ramadhan ini merupakan bulan ujian bagi saudara-saudaraku umat Islam,” katanya.

Dijelaskan, bukan Ramadan dipenuhi ujian keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Bila  ingin berhasil melewati ujian tersebut, seyogyanya bulan ini tidak dibiarkan berlalu begitu saja tanpa diisi berbagai aktivitas yang bermanfaat

Meski bermakna ujian, bulan Ramadnan sesungguhnya memiliki kemudahan dan peluang untuk melewatinya dengan baik. Salah satunya, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Apabila Ramadhan tiba, maka pintu-pintu surga dibukakan lebar-lebar, pintu-pintu neraka dikunci rapat-rapat, dan setan-setan dibelenggu erat-erat” (HR Muslim).

Ia berharap agar saudara Umat Muslim bisa melewati ujian ini dengan baik dan lancar. Sehingga pada hari idul Fitrih nanti, semua bisa merayakan hari kemenangan dengan jiwa yang fitrah dengan nilai-nilai kebaikan sebagai manusia yang berkarakter atau berakhlak mulia.

"Seperti diantaranya, perubahan pola pikir dan pola perilaku dari kelakuan yang biasa baku malawang atau bakalai bisa menjadi lebih baku sayang. Kelakuan baku malawang bisa diubah menjadi kebiasaan berdiskusi yang kooperatif," tukas Hendrik.

Selain itu, kebiasaan tidak disipilin bisa berubah menjadi lebih rajin, sifat egois bisa menjadi penuh empati dan simpati membangun solidaritas yang tinggi.

Relevansi dengan Maluku Tengah, sambung Hendrik, dengan adanya transformasi atau perubahan pola pikir diharapkan dapat memberi kontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah.

Pasalnya, Kabupaten Maluku Tengah merupakan kabupaten tertua di Provinsi Maluku sama seperti di Maluku Tenggara.

Kabupaten ini lahir berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1952 (Peraturan Tentang Pembubaran Daerah Maluku Selatan dan Pembentukan Daerah Maluku Tengah dan Daerah Maluku Tenggara.

"Dan ibukota Maluku Engah Kota Masohi dinamakan oleh presiden Soekarno. Karena dasar kata Masohi yang artinya bahu membahu, gotong royong. Paling tidak secara bersama-sama membangun Masohi menjadi kota yang maju dan sejahtera," harap gubernur. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved