Rabu, 22 April 2026

Maluku Terkini

Gubernur MalukuHendrik Lewerissa Pidato Perdana di Gedung DPRD Maluku, Ini yang Disampaikan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku gelar rapat paripurna penyampaian pidato perdana Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Mesya
HENDRIK LEWERISSA - Rapat Paripurna Pidato Perdana Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di Gedung DPRD Maluku, Rabu (5/3/2025). Hendrik menyampaikan sejumlah masalah tentang Maluku yang menjadi prioritas kerjanya selama menjabat. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku gelar rapat paripurna penyampaian pidato perdana Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Dalam pidato perdananya itu, Hendrik Lewerissa mengatakan, dalam kegiatan kampanye keliling sebelumnya, dia dan wakilnya Abdullah Vanath telah menyaksikan secara faktual kondisi Provinsi Maluku.

Dimana saat berjumpa dengan rakyat, mereka sering menanyakan tentang potensi sumber daya alam yang melimpah baik di laut maupun di darat, baik di permukaan maupun di perut bumi.

Namun, masyarakat masih tertatih-tatih menjemput kemajuan dan kesejahteraan.

“Itulah mengapa sejak awal saya bersama wakil gubernur telah menyusun berbagai agenda perubahan yang kami sebut sebagai Sapta Cita Lawamena dalam memimpin Maluku kedepan,” katanya, Rabu (5/3/2025) kemarin.

Dijelaskan, Sapta Cipta Lawamena adalah sebuah pilihan diksi yang menggambarkan spirit dan strategi pembangunan dan menjadi landasan semua pihak dalam mewujudkan Maluku yang maju sejahtera dan berkeadilan.

Selain itu,  pilihan strategis ini adalah untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Kita harus memastikan bahwa aparatur sipil negara pemerintah Provinsi Maluku harus menjadi ujung tombak bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan dan karena itu harus memiliki kemampuan karakter yang baik dan memiliki identifikasi yang tinggi untuk dikontribusikan secara produktif bagi kemajuan daerah Maluku,” ungkapnya.

Selain itu, pengentasan kemiskinan dan pengurangan tingkat pengangguran juga menjadi upaya keduanya untuk membuka lapangan kerja baru.

Kemudian, meningkatkan keterampilan tenaga kerja dan mendorong investasi yang berpihak pada kepentingan rakyat Maluku.

“Kita memang butuh investasi untuk membuka lapangan pekerjaan bagi banyak putra-putri kita yang mencari pekerjaan tetapi investasi yang kami butuhkan di Maluku adalah investasi yang taat aturan yang etis dan responsif prestasi. Tidak hanya bertujuan untuk mengeruk kekayaan dan sumber daya alam Maluku dan meninggalkan hanya remah-remahnya saja bagi makhluk hidup,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved