Ramadan 2025
Bahan Pokok Stabil, Satgas Pangan Polres Kepulauan Aru Himbau Masyarakat Tidak Panic Buying
Satgas Polres Kepulauan Aru menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan aksi Panic Buying.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bahan pokok di Pasar Jargaria Dobo, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, stabil selama bulan Ramadan, Rabu (5/3/2025).
Hal itu sesuai hasil pengamatan tim Satgas Pangan Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru saat memantau ketersediaan dan harga bahan pokok selama Ramadhan dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah tetap terjangkau.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru Iptu Angelico Timotius.
Dari hasil pemantauannya, ditemukan stok bahan pokok di kawasan tersebut cukup hingga 30 hari ke depan.
Baca juga: Apel Perdana, Hendrik Ingatkan ASN Maluku Tunjukkan Kinerja Terbaik, Jangan Jadi Penjilat
Baca juga: Bareskrim Polri Ungkap 6.881 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, Tangkap 9.586 Tersangka
Sedangkan untuk segi harga, sebagian besar Bapokting masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, kecuali minyak kita, bawang merah, bawang putih dan cabai merah yang mengalami sedikit kenaikan harga.
Pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan aksi Panic Buying.
Satgas pangan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan harga tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan signifikan.
"Kami akan terus melakukan pemantauan bersama instansi terkait guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali. Kami juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Dwi Bachtiar Rivals melalui Kasi Humas Polres Kepulauan Aru Ipda Priccilia Claudia Alfons, menyebut pihaknya akan terus mengawal stabilitas pangan dan melakukan tindakan tegas terhadap oknum yang mencoba melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok.
"Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok," tegasnya.
"Tetap bijak dalam berbelanja dan bersama kita jaga kestabilan ekonomi," tambahnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.