Sabtu, 9 Mei 2026

Ambon Hari Ini

Ambon Rawan Penyakit Menular HIV/AIDS, Kusta, hingga Hewan Rabies, Simak Jumlah Kasusnya

Pj. Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Roby Sapulette membeberkan beberapa penyakit menular di Ambon beserta jumlah kasusnya.

Tayang:
Mesya
KASUS PENYAKIT MENULAR - Pj. Sekkot Ambon, Robby Sapulette menghadiri pembukaan persidangan ke-13 klasis Pulau Ambon Timur Jemaat Gereja Protestan Maluku, Rutong, Leitimur Selatan. Saat itu, Sapulette beberkan angka kasus penyakit menular di Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pj. Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Roby Sapulette membeberkan beberapa penyakit menular di Ambon beserta jumlah kasusnya.

Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri pembukaan persidangan ke-13 klasis Pulau Ambon Timur (PAT) di Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan.

Dijelaskan, untuk penyakit seksual HIV-AIDS pada tahun 2024 sebanyak 430 kasus.

Kemudian untuk penyakit menular Kusta sepanjang tahun 2023 tercatat sebanyak 100 kasus, sementara untuk saat ini sebanyak 91 kasus.

Selain itu, kasus gigitan hewan penular rabies sebanyak 1.039 kasus, tiga diantaranya meninggal dunia.

“Jadi pentingnya pengetahuan kita tentang penyakit menular Seksual (HIV-AIDS) yang pada tahun 2024 tercatat ada 430 pengidap. Kedua, Kusta dimana pada tahun 2023 tercatat 100 kasus dan saat ini kasus baru ada 91 kasus, serta yang ketiga kasus gigitan hewan penular rabies dengan 1039 kasus dan 3 diantaranya meninggal dunia," kata Sapulette, Senin (3/3/2025).

Selain kasus-kasus penyakit tersebut, Sapulette juga mengingatkan pentingnya persoalan sampah, pendampingan UMKM, serta distribusi teknologi. 

Menurutnya, apa yang digumuli pemerintah saat ini sejalan dengan aksentuasi sub tema GPM, yang menitikberatkan pada gereja yang profetik, artinya gereja yang terpanggil menyuarakan suara Allah. 

"Sidang ini diharapkan menjadi momen untuk terus menggumuli dinamika pelayanan bergereja pada aras klasis sehingga menjadi wujud aktualisasi iman," ujarnya. 

Dijelaskan, sebagai wujud aktualisasi iman,  gereja tidak hanya menyampaikan kabar baik tetang keselamatan  tetapi juga perlu merelevansikan panggilannya mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga gereja penting menyiapkan dan menentukan arah pelayaan yang terukur. 

"Kami yakin semua upaya gereja akan searah dan sejalan dengan visi ambon 20 tahun kedepan, yaitu Ambon yang manis, sejahtera, maju, tangguh dan berkelanjutan, dan ini adalah roh dan jiwa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota lima tahun kedepan," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved