Maluku Terkini
Basarnas Hentikan Pencarian Korban yang Lompat dari KM Barcelona
Keputusan ini diambil setelah tujuh hari pencarian intensif yang tidak membuahkan hasil.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Operasi pencarian terhadap Latifa Sunet (65), seorang penumpang yang jatuh dari KM Barcelona, resmi dihentikan oleh Basarnas Ambon, Minggu (2/3/2025).
Keputusan ini diambil setelah tujuh hari pencarian intensif yang tidak membuahkan hasil.
Latifa Sunet dinyatakan hilang setelah terjatuh dari KM Barcelona saat kapal tersebut melintasi perairan Tanjung Alang, Kabupaten Maluku Tengah, pada 24 Februari 2025 lalu.
Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal selama tujuh hari, termasuk pada hari terakhir operasi.
"Upaya pencarian korban di hari ketujuh tetap dilakukan dari pagi hingga sore hari namun tetap tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban," ujarnya.
Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, Basarnas Ambon menyatakan bahwa keluarga korban telah menerima musibah ini dengan ikhlas.
Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah berusaha keras melakukan pencarian selama sepekan.
"Setelah kami lakukan koordinasi bersama, pihak keluarga menerima musibah ini dan berterima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang sudah berusaha keras melakukan pencarian selama sepekan ini," pungkasnya.
Dengan tidak ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Seluruh unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Km-Barcelona-ii-h.jpg)