Ambon Hari Ini
Babinpotmar Desa Waiheru Minta Pelaku Perusakan Kawasan Mangrove Ditindak Tegas
Babinpotmar Desa Waiheru meminta agar para pelaku perusakan lahan mangrove di Pesisir Desa Waiheru ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Babinpotmar Desa Waiheru meminta agar para pelaku perusakan lahan mangrove di Pesisir Desa Waiheru ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Harus ada tindakan yang tegas agar tidak diikuti oleh warga lainnya. Agar hutan mangrove ini terlindungi,” ujar Babinpotmar Desa Waiheru, Serda Nur Hasim saat diwawancarai TribunAmbon.com pada Rabu, (26/2/2025).
Bahkan ia meminta agar penegakan hukum bisa sampai digiring ke meja hijau, untuk membuat efek jera bagi pelaku dan masyarakat lainnya.
Bahkan perusakan ini terus berulang tanpa ada efek jera dari pelaku. Makanya diharapkan kali ini ada tindakan tegas dari penegakan hukum.
Ketua RT 28 RW 007 Desa Waiheru, Nur Hamdan Kaimuddin, juga mengingatkan kepada warga, jika kedapatan para pelaku pengrusakan hutan mangrove, agar dapat dilaporkan kepada pemerintah desa, agar dapat ditindak lanjuti.
“Jika warga ada yang lakukan pengrusakan, beta (saya) mohon dari dong (mereka) untuk segera hubungi dan sama-sama memberi himbauan agar tidak di lanjuti,” pintah Ketua RT kawasan tersebut.
Lahan mangrove di pesisir Desa Waiheru terus dibuka untuk pemukiman.
Sebelumnya pada 2023, ditemukan sebanyak 200 pohon ditebang secara ilegal.
Proses tersebut masih terus berlangsung hingga kini, padahal area itu masuk kawasan hutan lindung.
Penelusuran TribunAmbon.com Rabu (26/2/2025), ditemukan banyak bekas penebangan mangrove sepanjang kawasan tersebut.
Terdapat juga 2 pohon mangrove berukuran 10 meter dikupas kulit batangnya agar bisa segera mati.
Meski terpampang larangan melakukan aktivitas yang bertentangan dengan fungsi kawasan, namun tak dihiraukan.
Kerusakan ini dikhawatirkan semakin memperburuk kondisi ekosistem pesisir yang selama ini menjadi tempat hidup berbagai spesies laut dan fungsi sebagai pelindung pantai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Desa-waiheru-mangrove-x.jpg)