Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Tual Imbau Warga di Pulau-pulau Tunda Melaut
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tual, Ahmad Rahayaan, mengimbau khususnya masyarakat di pulau-pulau agar mengurungkan niat melaut.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Cuaca buruk masih menghantui masyarakat di Kota Tual, Provinsi Maluku.
Hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi berdasarkan prediksi yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tual.
Menyikapi fenomena cuaca ekstrem Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tual, Ahmad Rahayaan, mengimbau khususnya masyarakat di pulau-pulau agar mengurungkan niat melaut.
"Cuaca saat masih ekstrem, kami imbau masyarakat jangan dulu melaut. Terlalu beresiko dan pastinya sangat berbahaya bagi keselamatan," ujarnya, melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (12/5/2025).
Baca juga: Sampah di Belakang Gedung Mardika Tak Kunjung Diangkut, Ini Sebabnya?
Baca juga: Speed Boat Tenggelam Dihantam Ombak Saat Melaut di Perairan Tual, 3 Penumpang Selamat
Ia mengatakan, beberapa hari lalu ada kejadian speedboat yang tenggelam dan terbalik, dengan 3 Penumpang Selamat di perairan Pulau Dua, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual.
"Kami berharap masyarakat jika ingin menyebrang pastikan terlebih dahulu kondisi alam, jangan ambil resiko sendiri," ujarnya.
Rahayaan menyebutkan, BPBD memprediksi cuaca ekstrem ini akan berlangsung hingga Maret 2025.
"Untuk itu masyarakat diharapkan agar bijaksana mengambil langkah agar meminimalisir kecelakaan laut yang dapat terjadi kapan saja," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Gelombang-tinggirjre.jpg)