Minggu, 12 April 2026

Ambon Hari Ini

IMI Ambon akan Gelar Lomba Balap untuk Antisipasi Balap Liar

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ambon siap menggelar balap tiga seri di tahun 2025 ini. 

Mesya
Ketua IMI Ambon, Harry Putra Far Far. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ambon siap menggelar balap tiga seri di tahun 2025 ini. 

Menurut Ketua IMI Ambon, Harry Putra Far Far, event itu untuk meminimalisir maraknya balap liar yang kerap terjadi di kota berjuluk manise ini. 

Sehingga tiga event dimaksud yang akan digelar yakni mulai dari Piala Wali Kota Ambon dan akan ditutup dengan Piala Wakil Ketua DPRD Ambon. 

Melalui gelaran event itu, maka anak-anak muda bisa menyalurkan bakat mereka pada tempatnya. 

"Selaku Ketua IMI, ada himbauan yang ingin disampaikan yaitu kalau memang anak-anak muda merasa memiliki potensi di bidang otomotif terkhusus road race atau balap motor maka kita berharap agar mereka bisa menyalurkan bakatnya pada wadah yang sudah disediakan yaitu pada event-event balap resmi. 
Kemudian kami juga berharap bahwa kedepan ini kan akan banyak event yang difasilitasi oleh IMI Kota Ambon. Kiranya semakin banyak event resmi yang diselenggarakan dapat meminimalisir terjadinya balap liar dan besar," kata Harry kepada TribunAmbon.com, Minggu (12/1/2025) malam. 

Selain itu, IMI juga akan menggelar kegiatan IMI Goes to School ke beberapa sekolah menengah atas. 

Dalam kegiatan itu, mereka akan memberikan motivasi terkait safety riding yaitu cara mengendarai kendaraan yang aman agar bisa menjadi tambahan edukasi kepada anak-anak muda. 

Anggota DPRD Kota Ambon itu berharap, pemerintah daerah bisa terus mendukung kegiatan yang akan digelar oleh IMI.

Diberitakan, Bentrokan yang terjadi melibatkan aksi saling lempar batu antar kelompok pemuda. 

Akibat kejadian ini, beberapa orang dilaporkan mengalami luka-luka dan sejumlah ruko mengalami kerusakan akibat lemparan batu.

"Saat ini, situasi di Tugu Trikora sudah kondusif. Kami telah berhasil meredakan keributan dan mengamankan lokasi. Tim kami masih melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan," tambah Kapolresta.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini. 

Hingga saat ini, belum ada tersangka yang diamankan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, terutama para pemuda yang terlibat dalam keributan.

Kapolresta mengimbau seluruh masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved