Jumat, 10 April 2026

Speedboat Tenggelam

Polisi Selidiki Penyebab Tenggelamnya Speedboat di Laut Samala Maluku

Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap motif dan penyebab kecelakaan tersebut.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Salama Picalouhata
Ist
Polres Seram Bagian Barat, Maluku mengusut insiden kecelakaan speedboat di perairan Tanjung Samala, Kecamatan Manipa yang menewaskan 8 orang penumpang.  

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polres Seram Bagian Barat, Maluku mengusut insiden kecelakaan speedboat di perairan Tanjung Samala, Kecamatan Manipa yang menewaskan 8 orang penumpang. 

Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap motif dan penyebab kecelakaan tersebut.

“Pertama-tama, kami menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa atas wafatnya para korban meninggal dunia. Polres Seram Bagian Barat saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dibalik peristiwa kecelakaan laut ini,” ungkap AKBP Dennie Andreas Dharmawan, Jumat (3/1/2025). 

Ia mengungkapkan untuk kepentingan penyelidikan insiden tersebut, saat ini polisi telah menahan nakhoda, ABK dan juga pemilik speedboat tersebut.

“Para korban yang selamat juga akan kita mintai keterangan terkait musibah ini,”jelas Kapolres.

Menurutnya, insiden kecelakaan speedboat Dua Nona di perairan Manipa, menjadi perhatian serius semua pihak termasuk kepolisian.

“Dalam kesempatan ini pula, saya berharap agar masyarakat maupun pemilik speedboat lebih memperhatikan keselamatan ketika hendak berlayar. Utamakan keselamatan,” harapanya. 

Diberitakan sebelumnya, Kejadian ini terjadi pada Jumat (3/1/2024) sekitar pukul 10.00 WIT.

Speedboat itu hendak berangkat dari pulau Manipa dengan tujuan Pelabuhan Tahoku, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah. 

Dalam pelayaran, kabarnya bagian tengahnya patah akibat menabrak batang pohon yang hanyut.

Warga setempat yang melihat kejadian itu, langsung bergegas menyelamatkan sejumlah penumpang dengan menggunakan beberapa Loang Boat milik warga setempat.

"Iya betul, Speed Dua Nona tadi pagi, katanya tabrak batang kayu dan batu dimuka kampung Dusun Samala. Speednya mau ka ambon, baru ada anak kacil lai. Speednya sudah tenggelam," ungkap salah satu Warga Dusun Labung Timur, Nilam,  saat dihubungi rekan media lewat panggila WhatsApp.

Korban meninggal dalam insiden itu berjumlah 8 orang;

Adrianto (47), warga Desa Tahalupu.
Fadlia Kadila (8), warga Desa Tahalupu..
Ade Ika Yulianti, warga Dusun Labuang Timur.
Nurul Alamsyah, warga Dusun Labuang Timur.
Naima Wance (65), warga Dusun Pilar.
Suryanti. (38), warga Dusun Pilar.
Fatin (11), warga Dusun Pilar.
Putri (12), warga Dusun Pilar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved