Rabu, 22 April 2026

Maluku Terkini

Angka Stunting di Maluku Tenggara Turun jadi 15,60 Persen 

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil menurunkan angka stunting hingga 15,60 persen.

Megarivera Renyaan
Kepala Dinas Kesehatan Malra Muhsin Rahayaan. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil menurunkan angka stunting hingga 15,60 persen.

Pada tahun 2023 angka stunting Malra sentuh 16,5 persen, pada periode pertama tahun 2024 angkanya turun menjadi 15,90 persen.

Kemudian pada Desember 2024 turun lagi sentuh 15,60 persen.

"Kita berharap minimal bisa turun menjadi 14 persen sesuai standar nasional," ujar, Kepala Dinas Kesehatan Malra Muhsin Rahayaan, Jumat (13/12/2024).

Menurutnya, Dinkes terus berupaya menurunkan angka prevalensi Stunting salah satunya dengan memberikan pil tambah darah di tingkat sekolah.

"Kerena notabene pencegahan stunting, bukan hanya untuk balita tetapi anak remaja juga," terangnya.

Untuk itu langkah preventif telah digelar dengan melibatkan  seluruh kepala puskesmas, dan pengelola gizi, serta kelompok pengelola ibu hamil kurang energi kronis (KEK) guna mempercepat penanganan dan memperbaiki data.

"Termasuk langkah-langkah pemberian makanan tambahan untuk bisa mengatasi balita gizi kurang, gizi buruk, bahkan stunting baru," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved