Maluku Terkini
Angka Stunting di Maluku Tenggara Turun jadi 15,60 Persen
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil menurunkan angka stunting hingga 15,60 persen.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) berhasil menurunkan angka stunting hingga 15,60 persen.
Pada tahun 2023 angka stunting Malra sentuh 16,5 persen, pada periode pertama tahun 2024 angkanya turun menjadi 15,90 persen.
Kemudian pada Desember 2024 turun lagi sentuh 15,60 persen.
"Kita berharap minimal bisa turun menjadi 14 persen sesuai standar nasional," ujar, Kepala Dinas Kesehatan Malra Muhsin Rahayaan, Jumat (13/12/2024).
Menurutnya, Dinkes terus berupaya menurunkan angka prevalensi Stunting salah satunya dengan memberikan pil tambah darah di tingkat sekolah.
"Kerena notabene pencegahan stunting, bukan hanya untuk balita tetapi anak remaja juga," terangnya.
Untuk itu langkah preventif telah digelar dengan melibatkan seluruh kepala puskesmas, dan pengelola gizi, serta kelompok pengelola ibu hamil kurang energi kronis (KEK) guna mempercepat penanganan dan memperbaiki data.
"Termasuk langkah-langkah pemberian makanan tambahan untuk bisa mengatasi balita gizi kurang, gizi buruk, bahkan stunting baru," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Malra-Muhsin-Rahayaan-22.jpg)