Kapolres Seram Bagian Barat: Bangun Persaudaraan Melalui Musda UKA

Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) AKBP Dennie Andreas Dharmawan menghadiri musyawarah daerah (Musda) V Unio Keuskupan Amboina (UKA).

Polres SBB
Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) AKBP Dennie Andreas Dharmawan menghadiri musyawarah daerah (Musda) V Unio Keuskupan Amboina (UKA), Senin (21/10/2024) malam. 

TRIBUNAMBON.COM -- Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) AKBP Dennie Andreas Dharmawan menghadiri musyawarah daerah (Musda) V Unio Keuskupan Amboina (UKA). 

Kegiatan dengan tema 'Imam Diosesan Keuskupan Amboina yang Mandiri dan Berdayaguna' itu berpusat di kediaman Kapolres SBB, Senin (21/10/2024) kemarin. 

AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengatakan, sinergitas semua pihak guna mendukung kelancaran Musda V Unio Keuskupan Amboina. 

"Mari kita rawat persaudaraan, ciptakan kondisi yang kondusif, sehingga terwujudnya Kamtibmas," ajak Kapolres.

Menurut Dennie, malam tersebut, sangat spesial dan suatu kebanggan sebagai Kapolres SBB, yang mana di acara ramah tamah malam itu dihadiri oleh para tokoh agama dari semua lintas agama. 

Baca juga: Tim Puslitbang Polri Penelitian di Polres Seram Bagian Barat tuk Tingkatkan Kepercayaan Publik 

Baca juga: Polres SBB Cooling Sistem Lewat Nobar, AKBP Dennie: Rawat Persaudaraan dan Tingkatkan Nasionalisme

"Banyak kegiatan-kegiatan keagamaan yang kami Polres SBB laksanakan hingga mengundang para tokoh agama kondang untuk memupuk kebersamaan seluruh umat beragama di Kabupaten SBB," kata Kapolres. 

Ia juga mengajak, semua hadirin untuk mendoakan jalannya Pilkada di Kabupaten SBB, dapat berjalan dengan aman dan lancar serta dapat pemimpin yang bisa membawa daerah menjadi lebih baik dan makmur. 

"Selamat datang di Kabupaten SBB kepada peserta musyawarah daerah V Unio Keuskupan Amboina dari Maluku dan Maluku Utara semoga kegiatan yang diadakan di SBB dapat berjalan dengan hikmat dan sukses," harapnya. 

Sementara itu, ketua Unio Keuskupan Amboina Pastor RD. Man Oratmangun, menyampaikan bahwa Musda yang terselenggara di SBB itu memang atas keputusan dari Musda keempat di Kota Dobo. 

"Di sini  banyak orang yang boleh masuk seminari tetapi hanya satu dua orang saja yang dipilih menjadi imam. Maka imamat itu adalah rahmat Tuhan bukan jasa manusia," ucap Oratmangun. 

Sehingga Oratmangun mengajak  untuk mensyukuri rahmat imamat itu dengan cara apa, dengan berpartisipasi mensukseskan kegiatan Musda itu. 

"Itu tanda kita memberikan dukungan bagi para imam," tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved