Minggu, 12 April 2026

PON 2024

Perolehan Medali PON Maluku Kian Merosot, Tak Pernah Lebih dari 10 Medali Emas

Kualitas olahraga atlet Maluku dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) kian merosot.

Ist
Grafik medali emas, perak dan perunggu yang diraih Maluku dalam PON sejak tahun 1951 hingga 2024. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kualitas olahraga atlet Maluku dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) kian merosot.

Hal itu terlihat dari jumlah perolehan medali yang semakin turun dari tahun ke tahun.

Padahal keterlibatan Maluku dalam PON telah dimulai sejak PON II di tahun 1951 silam.

Maluku mulai menunjukkan taringnya pada perhelatan PON X tahun 1981 terkhususnya melalui cabor tinju.

Total perolehan medali kontingen Maluku di ajang PON
Total perolehan medali kontingen Maluku di ajang PON dari masa ke masa.

Alhasil, Maluku sukses memboyong 7 emas, 2 perak serta 4 perunggu.

Namun prestasi itu hanya menjadi euforia belaka, bahkan Maluku tak pernah mendapat lebih dari 10 medali emas.

Keterpurukan kontingen Maluku pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut tidak terlepas dari manajemen KONI Maluku yang lalai mengelola Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

Pelatda baru dilaksanakan 20 Juni 2024, padahal Provinsi lain Pelatdanya telah dimulai 4 hingga 6 bulan sebelum pelaksanaan PON XXI.

Grafik medali emas, perak dan perunggu yang diraih Maluku dalam PON sejak tahun 1951 hingga 2024.
Grafik medali emas, perak dan perunggu yang diraih Maluku dalam PON sejak tahun 1951 hingga 2024. (Ist)

Alhasil, Maluku hanya mengemas total 13 medali dan turun dari peringkat 21 ke peringkat 31.

"Perolehan medali kemarin itu sungguh memiriskan, seharusnya di PON 2024 perolehan medali harus ditingkatkan namun malah turun jauh, bahkan turun 10 peringkat menjadi 31," kata praktisi dan akademisi olahraga Unpatti, Minsen Tenine kepada TribunAmbon.com, Selasa (24/9/2024).

Atas catatan buruk itu, dia meminta agar KONI Maluku segera dievaluasi.

Menurutnya, olahraga bukan tentang eforia namun olahraga itu tentang harga diri, harkat dan martabat daerah.

"Hal ini tidak boleh di anggap sepeleh oleh oleh para stakeholder dalam hal ini Penjabat Gubernur Maluku dan DPRD Provinsi Maluku harus mengevaluasi KONI Maluku supaya kedepan tidak membuat nama Maluku malu di kancah Nasional," kesalnya.

Terpisah dari itu, Ketua Harian KONI Maluku, Mustafa Kamal mengaku puas atas perolehan para atlet Maluku.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved