Monkeypox di Ambon
VIRAL Pasien Monkeypox di Siloam Hospital Ambon, Dirut: Hoaks
Direktur Siloam Hospitals Ambon, dr. Paulus Triaji Hadiwijaya menegaskan belum ada pasien monkeypox atau cacar monyet yang dirawat di rumah sakitnya.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Viral kabar adanya pasien yang terjangkit penyakit cacar monyet (monkeypox) dirawat Siloam Hospitals Ambon.
Kabar tersebut beredar dengan cepat, terutama melalui aplikasi WhatsApp.
Direktur Siloam Hospitals Ambon, dr. Paulus Triaji Hadiwijaya, kepada TribunAmbon.com menegaskan kabar tersebut tidak benar.
"Jadi, kabar bahwa ada pasien monkeypox di Siloam itu tidak benar," ujar dr. Paulus, di ruang kerjanya, Selasa (10/9/2024).
Ia menjelaskan dari berbagai detail fisik yang terlihat dalam gambar yang tersebar bukanlah bagian dari fasilitas Siloam Hospitals Ambon.
"Saya sudah melihat isu yang beredar di WA grup, mungkin dari teman atau saudara. Penyebaran itu bukan di Siloam. Jika dilihat dari tempat tidur dan gorden yang ada di gambar, itu bukan milik Siloam. Kami juga tidak tahu siapa pasien dalam foto tersebut, dan gorden putih yang terlihat itu juga bukan standar Siloam Group," tambahnya.
Baca juga: Siloam Hospitals Ambon Tawarkan Paket MCU Perseorangan dan Perusahaan, Hasilnya Cepat Akurat
Baca juga: Guru Besar Urologi Pimpin Operasi Perdana PCNL di Siloam Hospitals Ambon
Lanjutnya, hingga saat ini belum ada pasien dengan dugaan monkeypox yang dirawat di Siloam Hospitals Ambon.
Meski demikian, dr. Paulus menyampaikan Siloam Hospitals Ambon telah siap mengantisipasi jika penyakit tersebut masuk ke Kota Ambon.
Dengan pengalaman menangani pandemi Covid-19, rumah sakit ini telah memiliki fasilitas yang memadai.
Termasuk isolasi tekanan negatif dan pencegahan penyakit airborne dan droplet.
“Kebetulan, Siloam Ambon berdiri karena covid. Dan kami masih punya semua sarana untuk tekanan negatif, isolasi tekanan negatif, dan pencegahan penyakit untuk penyakit airborne dan penyakit droplet seperti penyakit cacar monyet. Jadi kami masih punya fasilitas,” jelasnya.
Direktur Siloam Hospitals Ambon ini berharap dengan klaridikasi ini maka dapat mengatasi kekeliruan informasi yang beredar.
“Penegasan ini diharapkan bisa menghentikan penyebaran informasi yang keliru di masyarakat, serta memberikan kepastian bahwa Siloam Hospitals Ambon siap menangani setiap potensi ancaman kesehatan,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Dirut-siloam-soal-monkeypox.jpg)