Info Daerah
Ricuh Antar Warga di Seram Utara - Maluku Tengah, Buntut Rekrutmen Tenaga Kerja
Bentrok antara warga Desa Siatele dengan Warga Desa Pasahari ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kericuhan antar warga di Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (10/7/2024).
Bentrok antara kelompok warga Desa Siatele dengan Pasahari ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.
Kapolsek Wahai, Kompol Tomy Siahaya saat dikonfrimasi membenarkan adanya insiden tersebut.
"Itu kejadian kemarin hari Rabu 10 Juli 2024 sekitar pukul 10.30 Wit bertempat di ruas jalan Trans Seram perbatasan desa Pasahari Siatele," kata Kapolsek kepada TribunAmbon.com, Kamis (11/7/2024).
Dijelaskan, konflik dipicu persoalan kuota perekrutan tenaga kerja di Perusahaan perkebunan Coklat. PT. Sumber Daya Wahana Daya Wahana yang beroperasi di Kecamatan setempat.
Baca juga: Polres Seram Bagian Barat Amankan Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur
Baca juga: Perpustakaan Desa Hunuth Jadi Pilihan Anak-anak Ngisi Liburan Sekolah
"Konflik terjadi akibat quota Rekrutmen atau peneriman tenaga Kerja/karyawan di perusahan PT.SDW di desa Siatele," jelas Kapolsek.
Saat ini kondisi kembali kondusif pasca mediasi kedua tokoh masyarakat.
Meski begitu, aparat TNI/Polri tetap berpatroli di kawasan tersebut.
"Situasi Kamtibamas kedua Desa sampai saat ini aman terkendali, personil Polsek Wahai dibantu TNI Koramil Wahai masih stand by dan rutin melaksanakan patroli dialogis di desa Pasahari dan Siatele," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ilustrasi-bentrokan.jpg)