Pergantian Kiswah Kabah
Pertama Kali dalam Sejarah, Pergantian Kiswah Kabah di Arab Saudi Libatkan Perempuan
Pertama kali dalam sejarah, perempuan dilibatkan dalam proses penggantian kiswah atau kain penutup Kakbah di Arab Saudi.
TRIBUNAMBON.COM – Pertama kali dalam sejarah, perempuan dilibatkan dalam proses penggantian kiswah atau kain penutup Kakbah di Arab Saudi.
Momen tersebut terjadi saat penggantian kiswah 1 Muharram 1446 H.
Keterlibatan perempuan seiring dengan upaya Arab Saudi yang terus mendorong partisipasi perempuan di berbagai industri.
Proses penggantian Kiswah Ka'bah di Masjidil Haram yang bertepatan pada Sabtu, 6 Juli 2024 Waktu Arab Saudi (WAS) ini melibatkan partisipasi dari karyawan perempuan Lembaga Resmi untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Penggantian Kiswah, kain sutra hitam yang menyelimuti Ka'bah, merupakan tradisi tahunan yang biasanya dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha sejak 1444 H atau 30 Juli 2022 Arab Saudi memang melakukan penggantian kiswah kakbah setiap awal Muharram.
Baca juga: Ini Dia, Lima Rekomendasi Buku yang Cocok tuk Ngisi Liburan Tahun Ajaran Baru 2024
Baca juga: Dipastikan Aman, Karantina Maluku Bebaskan Tuna dan Gurita Kabupaten Kepulauan Sula
Dikutip dari akun resmi Humas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, partisipasi karyawan perempuan ini adalah bagian dari upaya keberlanjutan untuk meningkatkan peran perempuan dalam pelayanan dua masjid suci tersebut.
"Karyawan perempuan dari Lembaga Resmi untuk Pengelolaan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi berpartisipasi dalam Upacara Penggantian Kiswah untuk pertama kalinya," demikian bunyi pernyataan yang dipublikasikan.
Tahun ini, keterlibatan perempuan dalam upacara tersebut menandai langkah maju dalam pemberdayaan perempuan di Arab Saudi, khususnya dalam bidang-bidang yang selama ini didominasi oleh laki-laki.
Partisipasi perempuan dalam acara ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan, baik di dalam negeri maupun internasional.
Banyak yang melihat langkah ini sebagai simbol kemajuan dan inklusi yang lebih besar dalam masyarakat Saudi.
Langkah ini juga sejalan dengan Visi 2030 Arab Saudi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja dan berbagai sektor kehidupan lainnya.
Ribuan Umat Muslim Saksikan Detik-detik Penggantian Kain Penutup Kakbah
Sementara itu ribuan umat muslim, baik mereka jemaah haji yang masih ada di kota Makkah dan umrah yang sebagian sudah datang memadati Masjidil Haram pada Sabtu (6/7/2024) malam WAS.
Selain mereka yang ingin melaksanakan thawaf, areal tersebut juga dipenuhi jemaah yang ingin menyaksikan upacara pergantian kiswah ka'bah 1 Muharram 1446 H.
Sekitar pukul 22.00 WAS, penjagaan area sekitar Baitullah semakin diperketat. Ratusan personel Pasukan Khusus Haji dan Umrah tampak mulai memasuki areal mathaf.
"Thariq...thariq.. ya Hajj...!!," kalimat ini mulai sering terdengar keluar dari para pasukan khusus tersebut.
Mereka meminta para jemaah yang mulai bergerombol sambil memegang ponsel pintarnya untuk segera berjalan.
Sementara itu, di hadapan saya juga tampak electric scissor lift atau tangga gunting elektrik naik-turun di sisi-sisi Ka'bah.
Para petugas tampak mulai melonggarkan ikatan-ikatan kain penutup ka'bah tersebut.
Tautan kain kiswah dari sisi yang satu dengan yang lain pun mulai terlepas. Dinding ka'bah pun mulai sedikit terekspose.
Ribuan mata tak sabar menyaksikan momentum sakral tersebut.
Penjagaan keamanan selama kegiatan penggantian kiswah pun tidak main-main. Tepat dari areal seberang multazam, ratusan petugas keamaan Masjidil Haram berbaris.
Perlahan, mereka mulai bergerak mengelilingi Ka'bah. Dua lapis pagar portable pun dibuat mengelilingi Ka'bah, dengan jarak sekitar tiga sampai enam meter dari dindingnya.
Para petugas keamanan yang mengitarinya, menambah jarak antara Ka'bah dengan para jemaah. Meski demikian, jemaah yang sudah berada di dekat Ka'bah bisa melanjutkan ritual tawaf sembari menikmati detik-detik penggantian kiswah dari dekat.
Di beberapa sudut juga tampak para jemaah yang berfoto dengan latar belakang Ka'bah dan para petugas keamanan.
Sembari menunggu momentum pergantian kiswah, jemaah melakukan berbagai aktifitas, seperti membaca Al-Qur'an atau sekadar berzikir saja.
Petugas juga menutup sejumlah pintu masuk ke lantai dasar dan lantai 1 Masjidil Haram. Tak lama, sekitar pukul 23.00 WAS, tampak para petugas berjajar di tiap sisi atap Ka'bah. Satu persatu tali tambang besar nan kokoh mulai terjulur ke bawah.
Tepat pukul 00.00 WAS, satu per satu kiswah baru pun ditarik ke atas, menutupi kain penutup yang lama. Selanjutnya, perlahan kain penutup lama pun akan diturunkan.
Ka'bah tidak sampai tampak telanjang karena kain penutup yang baru dipasang terlebih dahulu sebelum akhirnya para petugas menurunkan kain penutup yang lama. Berdasarkan pantauan, hingga pukul 01.00 WAS prosesi ini belum selesai.
Biasanya, prosesi ini memakan waktu lebih dari lima jam hingga kain kiswah baru terpasang apik menutupi Ka'bah. Para pekerja dengan telaten akan mulai merapikan dan menjahit sisi-sisi kiswah agar dapat menutup sempurna Ka'bah.
Proses Pembuatan Kiswah Dikerjakan Ratusan Teknisi dan Perajin
Dilansir dari Saudi Gazzete, sebanyak 159 teknisi dan perajin mengikuti prosesi penggantian kiswah ini.
Sementara itu, lebih dari 200 pengrajin dan administrator Saudi yang berkualifikasi dan terspesialisasi bekerja untuk memproduksi kiswah baru di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka'bah Suci, yang terletak di lingkungan Umm Al-Jud di Makkah.
Para karyawan ini mengerahkan upaya tak kenal lelah untuk menyelesaikan berbagai tahapan pembuatan kiswah.
Tahapan tersebut terutama meliputi: penyulaman ikat pinggang Ka'bah, menenun kain dengan tangan dan mesin, mencetak, mengalungkan, dan mewarnai.
Kiswah ini membutuhkan sekitar 1.000 kilogram sutra mentah yang diwarnai hitam pada bagian kompleksnya, 120 kilogram kawat emas, dan 100 kilogram kawat perak.
Kiswah terdiri dari empat lembar kain yang masing-masing lembar menutupi salah satu sisi Ka'bah, dan lembar ke-5 merupakan tirai yang dipasang pada pintu Ka'bah.
Sebelum adat pergantian kiswah tahunan, upacara penyerahan kiswah telah dilakukan pada bulan lalu.
Atas nama Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, Wakil Emir Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Saud bin Mishal menyerahkan kiswah kepada wakil penjaga senior Abdul Malik Al-Shaibi pada 18 Juni 2024.
Kiswah tingginya 14 meter, pada sepertiga atasnya terdapat ikat pinggang dengan lebar 95 sentimeter dan panjang 47 meter, terdiri dari 16 buah yang dikelilingi hiasan segi empat kaligrafi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kiswah Kain Penutup Kakbah Diganti pada 1 Muharram 1446 H, Pertama Kalinya Perempuan Dilibatkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/momen-penggantian-kiswah.jpg)