Rabu, 3 Juni 2026

Idul Adha 2024

Yayasan Indah Bagikan Hewan Kurban di Indonesia Timur, Maluku Prioritas

Yayasan Insan Cerdas Sejahtera (Yayasan Indah) kembali dengan program tahunan Idul Adha yakni berbagi hewan kurban.

Tayang:
Ist
Yayasan Indah bagikan hewan kurban jelang Idul Adha 2024. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Yayasan Insan Cerdas Sejahtera (Yayasan Indah) kembali dengan program tahunan Idul Adha yakni berbagi hewan kurban kepada masyarakat.

Penyerahan hewan kurban itu secara simbolik kepada penerima dilakukan langsung oleh Pembina Pusat Yayasan Indah, H. Hambra Samal.

Simbolik penyerahan digelar di dua titik Pulau Ambon yakni di Lingkungan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Ikhwan Universitas Pattimura dan Lingkungan Ponpes Darul Qur'an Mubarok (DQMu) Maluku Negeri Wakal, Maluku Tengah.

Pembina pusat Yayasan Indah dalam setiap penyerahannya mengingatkan, makna berkurban dalam bingkai hidup orang Basudara.

Dikatakan, ibadah kurban menjadi bagian dari semangat pembebasan manusia dari sifat-sifat yang melekat sebagai potensi anti sosial.

Sifat anti sosial yang paling berbahaya dan dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara adalah nafsu serakah, yang melahirkan prilaku yang tidak patut dicontohi.

"Pengamalan kurban ini bersifat ta’abbudi dan harus sesuai dengan petunjuk Allah dan rasul-Nya. Memang secara fisik yang disembelih adalah hewan kurbannya, tetapi hakikat yang sampai pada-Nya adalah bentuk ketakwaan," ungkap Samal.

Wadirut Pelindo itu menjelaskan, pihaknya berusaha menyingkirkan hal-hal yang dapat menghalangi upaya mendekatkan diri pada Allah SWT.

Penghalang mendekatkan itu adalah berhala dalam berbagai bentuknya, seperti ego, nafsu, cinta kekuasaan, cinta harta-benda dan lain-lainnya secara berlebihan.

"Dalam konteks Idhul Adha, pesan mendasar dalam perintah tersebut adalah agar manusia tidak sesat dalam menjalani hidup. Untuk itu, harus selalu menjalin kedekatan dengan Allah SWT. dan merasakan kebersamaan dengan-Nya setiap saat. Karena manusia mudah sekali teperdaya oleh kenikmatan sesaat yang dijumpai dalam perjalanan hidupnya, maka Allah memberikan metode dan bimbingan untuk selalu melihat kompas kehidupan berupa salat dan zikir agar kapal kehidupan tidak salah arah," tuturnya.

Atas nama Pengurus Yayasan dari tingkat pusat hingga wilayah, Samal menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan Yayasan untuk mendistribusi kurban kepada masyarakat.

"Yayasan Indah fokus di wilayah Indonesia Timur. Tahun ini, kami berbagi bukan saja Maluku. Melainkan NTB, NTT, Papua, Papua Barat Daya, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara. Kami juga terkoneksi ke Kepulauan Riau, DKI Jakarta serta Jawa Barat. Sesuai laporan tim, semua sudah terdistribusi," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Wilayah Yayasan Indah, Ahmad Ibra Lussy menyatakan, distribusi telah dilakukan oleh tim se-kabupaten/kota di Maluku.

Dia mengaku, kuota terbanyak di Maluku jatuh di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

"Ini agenda tahunan yayasan Indah. Berbagi kurban merupakan satu dari sekian agenda Yayasan. Paket Idul kurban ini kelanjutan dari berbagi Sembako pada Idul Fitri 1445 Hijriah. Total kurban tahun tahun ini sebanyak 46 ekor Sapi," pungkas Lussy.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved