Sabtu, 25 April 2026

Air Panas Tulehu

Pasca Viral Video Asusila, Kunjungan Wisata Pemandian Air Panas Tulehu Tetap Normal

Kepada TribunAmbon.com, pemilik wisata Pemandian Air Panas, Jena Nahumarury mengaku jumlah pengunjung tidak berkurang malah makin bertambah.

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Pemandian Air Panas Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Beredar video asusila yang direkam di kolam Pemandian Air Panas Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Viralnya video berdurasi 26 detik itu tak serta merta mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan.

Kepada TribunAmbon.com, pemilik wisata Pemandian Air Panas, Jena Nahumarury mengaku jumlah pengunjung tidak berkurang malah makin bertambah.

Saat hari normal rata-rata pengunjung berkisar 50 sampai 70 orang, namun saat hari libur atau sabtu dan minggu pengunjung bisa lebih dari 100 orang.

Selain itu, wisata pemandian air panas memiliki nilai jual utama yaitu pengobatan dari air panas alami.

Pasalnya, banyak pengunjung yang datang bukan sekedar bersantai saja tetapi mengobati badan pegal-pegal.

Baca juga: Dicari Polisi, Pelaku Adegan Video Asusila Air Panas Tulehu Diduga Karyawan Bioskop di Ambon

Baca juga: Beredar Video Adegan Asusila di Pemandian Air Panas Tulehu, Polisi Buru Pelaku

"Pengunjung tidak peduli dengan video itu, mereka datang kan untuk pengobatan air panas," kata Nahumarury, Selasa (7/5/2024).

Sebaliknya video asusila yang beredar itu membuat resah warga Negeri Tulehu.

"Video itu meresahkan kami sebagai warga Negeri Tulehu. Nama baik negeri kami diperbincangkan gara-gara video tak terpuji itu," jelasnya.

Lanjutnya, kasus ini sudah dilaporkan ke SPKT Polda Maluku dan ditangani Ditreskrimsus.

"Tadi siang saya datang ke Polda untuk melaporkan kasus ini, pak Polisi juga bilang biar pun saya tidak lapor mereka tetap mencari kedua pelaku itu," tuturnya.

Meski begitu, dia mengaku bahwa video asusila itu sudah lama direkam.

Hal itu terlihat dari salah satu dinding tempat pemandian yang belum dicat.

Sehingga diperkirakan video itu direkam sekitar tahun 2023.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved