Rabu, 29 April 2026

Maluku Terkini

Jumlah Pengangguran di Maluku Tenggara Capai 5.73 Persen, Ini yang Dilakukan Pemda

Menurutnya, Pemkab Malra terus melakukan upaya strategis mendorong perluasan lapangan kerja.

Tayang: | Diperbarui:
Ist
Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Karel Rahayaan, menyebut angka pengangguran di Malra capai 5.73 persen, selasa (16/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Jumlah pengangguran di Maluku Tenggara capai 5,73 persen.

Hal tersebut dikemukakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Karel Rahayaan pada acara gelar Wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Sosial (STIS) Kota Tual, di Langgur Selasa, (16/4/2024).

Menurutnya, Pemkab Malra terus melakukan upaya strategis mendorong perluasan lapangan kerja.

"Penduduk yang teridentifikasi sebagai pengangguran sebanyak 3.301 jiwa, artinya ini mengalami tren peningkatan dibanding tahun 2022 yang tercatat sebanyak 2.557 jiwa," ucapnya.

Baca juga: BNNP Maluku Ungkap Pengangguran Mendominasi Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

Rahayaan mengatakan, meningkatnya jumlah pengangguran ini disebabkan jumlah penduduk tak sebanding dengan terbukanya lapangan kerja.

Ia menyebut, jika dikorelasikan dengan struktur penduduk, menunjukkan bahwa penduduk usia produktif atau usia kerja yaitu penduduk usia 15 tahun sampai 64 tahun terus mengalami kenaikan jumlah.

"Tahun 2022 penduduk usia produktif Maluku Tenggara sebanyak 71.768 jiwa, di tahun 2023
meningkat tajam mencapai 93.785 jiwa," bebernya.

Lanjutnya, itu menunjukkan adanya ketimpangan antara kenaikan jumlah penduduk usia kerja dibanding dengan lapangan kerja yang tersedia atau lapangan kerja yang dibuka

Selain itu menurutnya, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk di lingkup regional dan juga di Kabupaten Maluku Tenggara, dewasa ini menunjukkan tren yang sedikit menurun.

"Berkaca dari kondisi yang ada, maka kebijakan pembangunan bidang perekonomian, mendorong investasi, kemudahan berusaha dan termasuk upaya peningkatan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi isu strategis dan prioritas dalam kerangka pembangunan daerah di tahun 2024 sampai 2026," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved