Sabtu, 2 Mei 2026

Dishub Maluku Pastikan Angkutan Mudik Selama Idul Fitri 1445 Layak Operasi

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku memastikan angkutan mudik selama bulan Lebaran 2024 ini layak beroperasi.

Tayang:
TribunAmbon.com / Alfin
ARUS MUDIK: Pelabuhan Yos Sudarso p tampak dipadati penumpang Arus Mudik. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku memastikan angkutan mudik selama bulan Lebaran 2024 ini layak beroperasi.

Kepala Dishub Provinsi Maluku Muhammad Malawat mengatakan Dishub di masing-masing Kabupaten Kota telah mengecek kesiapan angkutan.

“Kami juga telah minta kepada pihak KSOP untuk melakukan pra-cek terhadap kapal, lalu Angkasa Pura untuk memperhatikan kelayakan pesawat terbang,” kata Malawat, Sabtu (6/4/2024).

Baca juga: Begini Ramainya Pelelangan Ikan di Pasar Arumbae Ambon, Beroperasi dari Subuh

Baca juga: Harga Telur di Langgur Maluku Tenggara Melejit hingga Rp 75 Ribu/Rak, Stoknya Langka

Baca juga: Pemudik Membludak di Pelabuhan Yos Soedarso Ambon di H-4 Lebaran 2024

Ia menjelaskan total ada 963 unit armada angkutan kota yang berada dibawah naungan Dishub. Dengan rincian, sebanyak 683 unit melayani 22 trayek di Pulau Ambon.

Serta armada Damri sebanyak 15 unit yang melayani 8 trayek.

Sementara untuk di Pulau Seram terdapat 117 unit yang melayani 14 trayek, kemudian Kota Tual dan Maluku Tenggara sebanyak 142 unit yang melayani 6 trayek.

Sedangkan ada 6 unit yang melayani 3 trayek di Namlea.

Lanjutnya, untuk armada penyeberangan berjumlah 27 Kapal Perintis yang beroperasi sebelum dan setelah lebaran.

Dengan rincian 5 kapal perintis yang melayani Provinsi (6 lintasan). 

Kemudian antar kabupaten dalam Provinsi Maluku sebanyak 10 yang melayani 15 lintasan dan dalam Kabupaten sendiri ada 12 Kapal yang melayani 34 trayek.

Sedangkan untuk Komersil berjumlah 8 unit melayani 2 lintasan, salah satunya Hunimua-Waipirit. 

“Untuk angkutan laut sendiri, kapal yang beroperasi sekarang ini ada 7 kapal tol laut lalu 10 kapal Pelni dan 19 kapal perintis. Ada tambahan 3 kapal di Pelni untuk mengatasi lonjakan yakni KM. Gunung Dempo, KM Ciremai dan KM Sinabung,” tambahnya.

Ia menjelaskan untuk armada udara terdapat 11 rute perintis diantaranya Ambon-Banda, Ambon-Wahai, Ambon-Kisar, Langgur-Larat, Saumlaki-Larat.

Selanjutnya, Moa-Saumlaki, Kisar-Moa, Banda-Amahai, Kisar-Kupang, Langgur-Mimika dan Amahai-Fakfak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved