Ambon Hari Ini
Harga Bawang Merah Turun, Bawang Putih dan Bombai Alami Kenaikan Jelang Lebaran
Dari pantauan TribunAmbon.com, Selasa, (2/4/22024), di Pasar Mardika, pedagang telah menurunkan harga Bawang Merah sebesar Rp. 5 ribu per kilogram.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kurang dari dua pekan menjelang perayaan lebaran Idul Fitri 144 Hijriah, Pasar Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, mulai tampak penurunan harga Bawang Merah.
Dari pantauan TribunAmbon.com, Selasa, (2/4/22024), di Pasar Mardika, pedagang telah menurunkan harga Bawang Merah sebesar Rp. 5 ribu per kilogram.
"Sebelumnya harga Rp. 35 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp. 30 ribu per kilogram," kata seorang pedagang, Arga Sadewa.
Arga menjelaskan bahwa penurunan harga Bawang Merah sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, penurunan ini dipicu oleh ketersediaan stok bawang yang melimpah.
"Dengan stok yang cukup banyak, diprediksi harga bawang merah akan terus menurun menjelang Lebaran," ungkapnya.
Namun, hal yang berbeda terjadi pada harga Bawang Putih, dimana harganya mengalami peningkatan dari sebelumnya.
Saat ini, harga Bawang Putih mencapai Rp. 40 ribu per kilogram, sedangkan sebelumnya hanya Rp. 38 ribu per kilogram.
"Bawang Putih naik karena stok mulai terbatas,"ungkapnya.
Baca juga: Update Harga Pangan di Pasar Mardika Ambon: Sayur Sawi Naik Rp. 15 Ribu per Ikat, Lainnya Normal
Arga menjelaskan, bahwa biasanya jika stok berkurang, kemungkinan akan terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Selain itu, harga Bawang Bombai juga mengalami kenaikan.
Dalam beberapa hari terakhir, harga Bawang Bombai naik menjadi Rp. 40 ribu per kilogram, dibandingkan harga sebelumnya yang hanya Rp. 35 ribu per kilogram.
"kenaikan harga bawang Bombai juga, karena dipengaruhi oleh ketersediaan stok yang terbatas," katanya.
Diketahui, harga Bawang Bombai per karung dihargai Rp 700 ribu.
Untuk bawang merah dan putih, harganya tidak menentu.
"Harga bawang merah dan putih, akan dihitung perkilo dalam sekarung," katanya.
Arga menyatakan, pada prinsipnya walau dengan harga tinggi tetap saja ada pembeli meski kadang dibarengi dengan keluhan karena mahalnya harga bawang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/242024-Bawang.jpg)