Rabu, 15 April 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG Maluku Tenggara Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem selama Pancaroba

Dijelaskannya, hal ini akan menyebabkan perubahan cuaca mendadak dari panas ke hujan atau sebaliknya dalam waktu yang sangat singkat

|
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Adjeng Hatalea
PEXELS.COM/Loonie Loveloonies
ILUSTRASI CUACA EKSTREM HUJAN PETIR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Maluku Tenggara (Malra) memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem selama masa peralihan cuaca dari kemarau ke hujan. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Maluku Tenggara (Malra) memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem selama masa peralihan cuaca dari kemarau ke hujan.

"Ada potensi besar terjadinya cuaca ekstrem pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan ini, seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang," Ujar Kepala Kelompok observasi stasiun metereologi Karel Sadsuitubun Langgur, Devika Manu saat dihubungi Tribunambon.com, minggu (17/12/2023) via sambungan telepon.

Menurutnya, wilayah Kepulauan Kei termasuk wilayah dengan design curah hujan monsunal artinya puncak curah hujan berada di awal dan akhir tahun.

"Kondisi cuaca masih akan mengalami ketidakstabilan, dengan perubahan arah tiupan angin yang sangat bervariasi," cetusnya.

Misalnya saja pada saat pergerakan angin yang awalnya dari timur kini sudah berubah ke barat, biasanya pada musim barat dipengaruhi oleh monsunal asia yang membawa udara yang basah dan banyak melewati wilayah Indonesia, salah satunya wilayah Kepulauan Kei.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Senin, 18 Desember 2023: Ambon, Bula, Piru Hujan Petir

Dijelaskannya, hal ini akan menyebabkan perubahan cuaca mendadak dari panas ke hujan atau sebaliknya dalam waktu yang sangat singkat.

"Nah pada saat musim hujan potensi timbulnya cuaca ekstrem semakin meningkat, salah satunya hujan lebat, petir, gelombang, angin kencang hingga besar," ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya dia minta masyarakat selalu memperhatikan kondisi cuaca yang signifikan dan dapat dapat berubah sewaktu-waktu. .

Di lautan sekarang gelombang masih masuk dalam kategori sedang, namun diprediksi ke depan gelombang akan semakin tinggi.

"Oleh karenanya, masyarakat yang beraktivitas di laut dimohonkan memperhatikan kondisi cuaca ini dan juga memantau perkembangan cuaca dari BMKG," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved