Ambon Hari Ini
Ternyata Ini Alasan Pemadaman Lampu di Ambon Akhir Ini
Manejer unit pelaksana pembangkitan PT. PLN UIW MMU, Andre Sasmita mengatakan saat ini PLN tengah melakukan program pemeliharaan mesin-mesing pembangk
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengungkapkan alasan pemadaman bergilir yang terjadi di Pulau Ambon akhir-akhir ini.
Manejer unit pelaksana pembangkitan PT. PLN UIW MMU, Andre Sasmita mengatakan saat ini PLN tengah melakukan program pemeliharaan mesin-mesing pembangkit menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal inilah yang menyebabkan adanya pemadaman bergilir.
"Beberapa hari terkahir ini memang terjadi pemadaman listrik secara bergilir di Pulau Ambon," kata Andre Sasmita dalam rapat kerja dengan Komisi II DPRD Maluku di Ambon, Jumat (8/12/2023) sore.
Dijelaskannya, unit pembangkit yang ada di Waai, Kecamatan Saluhutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah sudah memasuki jadwal pemeliharaan. Sekaligus pengoperasian kapal pembangkit listrik Brage Mounted Plant (BMPP) Nusantara 1 yang berlabuh di perairan Pantai Negeri Waai untuk melayani kebutuhan listrik warga.
Baca juga: Ruang Terbuka Publik Wainitu Dipenuhi Sampah Plastik: Pengunjung Tak Sadar Kebersihan
Baca juga: Peduli Kasih, Perohkris PLN MMU Bagikan Token Listrik Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu
Pemeliharan juga lebih dipercepat, lanjutnya, agar bisa mendukung masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru.
Mengingat kebutuhan listrik cukup meningkat saat hari raya.
"Langkah ini juga dilakukan guna mendukung kegiatan siaga untuk aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru," tambahnya.
Andre menegaskan, PLN terus berupaya menyiapkan pengoperasian masing-masing pembangkit listrik yang ada secara optimal. Khususnya menjelang hari Raya.
"Akibat jadwal pemeliharaan tersebut terjadi pemadaman di sistem Ambon sehingga kami mohon maaf kepada masyarakat pelanggan PLN," tandasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.