Selasa, 2 Juni 2026

Maluku Terkini

Potensi Krisis Energi, Pemerintah Dukung Polnam Buka Prodi EBT

Dukungan itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Jurusan Teknik Elektro Polnam dengan tema Menggagas Masa Depan Dengan

Tayang:
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
FGD penyiapan SDM vokasi menuju pegembangan EBT berkelanjutan di Hotel Amaris Ambon, Senin (20/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku mendukung Politeknik Negeri Ambon (Polnam) untuk membuka Program Studi (Prodi) Energi Baru Terbarukan (EBT). 

Dukungan itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Jurusan Teknik Elektro Polnam dengan tema Menggagas Masa Depan Dengan Mempersiapkan SDM Vokasi Menuju Pegembangan Enegeri Baru Terbarukan (EBT) yang Berkelanjutan di Maluku di Hotel Amaris Ambon, Senin (20/11/2023).

Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Konservasi Energi ESDM Provinsi Maluku, Said Latupono, kehadiran Prodi EBT di Polnam merupakan kebutuhan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) kedepan. 

“Jadi ini soal kebutuhan. Institusi yang tidak sediakan SDM, pasti didatangkan dari luar. Tapi kalau sudah disediakan SDM dan sebagainya, bahkan dari New Zeland lewat NZMATES saja sudah siapkan. Dan itu bagian dari persiapan SDM bagi generasi kita. Jadi saya rasa harus jadi satu frame, dan Polnam masuk dalam itu,” kata Latupono.

Sementara itu, Direktur Polnam, Dady Mairuhu mengatakan, pembukaan prodi baru ini merupakan langkah yang berkaitan erat dengan menyiapkan SDM vokasi. 

Yang tentu saja untuk merespons kebutuhan SDM yang mampu menciptakan, menggunakan dan memelihara sumber energi alternatif atau sumber energi baru terbarukan.

“Pembukaan Prodi merupakan kesadaran akan konteks masyarakat Maluku, dengan karakteristik kepulauan. Sehingga keberadaan sumber energi alternatif dan teknologi yang memanfaatkan sumber energi baru terbarukan tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat,” ulasnya. 

Baginya, untuk mewujudkan pembukaan Prodi EBT, dibutuhkan sinergi triple-helix.

Baca juga: GMBK Gelar Diskusi Menguak Isu Besar Blok Masela di Kediaman Wakil Gubernur Maluku

Yaitu sinergi antara tiga unsur penting diantaranya perguruan tinggi, pemerintah dan industri. 

Sehingga kegiatan FGD tersebut, merupakan langkah penting demi mewujudkan sinergi tersebut untuk tujuan bersama adanya Prodi EBT di Polnam.

“Saya yakin bila kita duduk bersama dan membicarakan bagaimana kita membangun masa depan, terutama masa depan Maluku dalam kaitan dengan energi baru terbarukan. Kita akan dapat menghasilkan solusi yang praktis, bermanfaat dan berkelanjutan bagi Maluku,” pungkas Mairuhu. 

Diketahui, FGD untuk menjawab krisis energi konvensional yang tertuang dalam rencana strategis Polnam 2020-2024 ini menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya, Kepala Bidang Sumber Daya Konservasi Energi ESDM Provinsi Maluku, Said Latupono, Kepala Bidang Ekonomi dan SDA Bappeda Provinsi Maluku, Junus Matakenna, General Manager PLN Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Awat Tuhuloula dan Program Manager NZMATES, Safitri Yanti Baharuddin. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved