Wisata Maluku
Itenerary Seharian Wisata di Ambon, Bisa ke Mana Saja?
Anda masih bisa memanfaatkan waktu seharian itu untuk mengeksplor keindahan Pulau Ambon. Mulai dari destinasi wisata hingga kulinernya.
Patung ini dibangun untuk mengenang jasa pahlawan perempuan dari tanah Maluku dalam melawan para penjajah.
Martha Christina Tiahahu dan ayahnya (Paulus Tiahahu) serta Kapitan Pattimura bersatu dalam mengusir penjajah di Nusalaut, Maluku.
Bukti sejarah ini berlokasi tak jauh dari pusat Kota Ambon, yakni di Karang Panjang, tepatnya di sebelah Kantor DPRD Provinsi Maluku.
Berdasarkan sejarah, Patung ini diarahkan ke Laut Banda, untuk mengenang jasad pahlawan wanita nasional ini yang dikuburkan di Laut Banda
Adapun tinggi patung ini sekitar 6-7 meter.
Terbuat dari perunggu, Tiahahu ditampilkan membawa tombak, tetapi berdasarkan legenda, ia melemparkan batu ke tentara Belanda ketika pasukannya kehabisan amunisi dalam pertempuran melawan Belanda.
3. Pantai Liang
Jika Anda ingin menikmati suasana pantai dengan air laut yang jernih, Pantai Liang bisa jadi itenerary selanjutnya.
Membutuhkan sekitar 1 jam dari pusat kota, dijamin tak akan menyesal.
Jika Anda dari arah Bandara Pattimura Ambon, jarak tempuh kurang lebih 45 menit.
Lelah selama perjalanan bakal terbayar dengan panorama pantai menakjubkan yang dilewati sepanjang jalan menuju Panti Liang.
Pantai Hunimua atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pantai Liang berlokasi di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
Pantai ini pernah dinobatkan sebagai pantai terindah di Indonesia pada 1990 oleh United Nations Development Programme (UNDP) - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Hamparan pasir putih dan air laut yang jernih, membuat pengunjung sejenak melupakan semua persoalan.
Banyak aktivitas di Pantai Liang yang bisa dilakukan, mulai dari piknik ala-ala beralaskan tikar, bermain banana boat, hingga berenang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/rujak-tapal-kuda.jpg)