Selasa, 5 Mei 2026

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 87 Kurikulum Merdeka: Interaksi Peserta Didik Difabel

Dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 87 tersebut terdapat kegiatan membaca Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
Buku Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka
Dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 87 tersebut terdapat kegiatan membaca Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi. 

TRIBUNAMBON.COM - Berikut soal dan kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 87.

Dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 87 tersebut terdapat kegiatan membaca Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi.

Di halaman 87 tersebut siswa diminta menjawab sejumlah pertanyaan terkait bacaan Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi.

Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 87 dalam artikel ini hanya sebagai referensi orang tua untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

Maka dari itu, sebelum mencocokkan dengan kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Kurikulum Merdeka halaman 87 ini, siswa harus mengerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 74 Kurikulum Merdeka: Iklan di Televisi atau YouTube

Membaca

Interaksi Peserta Didik Difabel di Sekolah Inklusi

Membicarakan interaksi peserta didik difabel di sekolah inklusi merupakan sesuatu yang menarik. Peserta didik difabel adalah peserta didik yang mengalami keterbatasan, baik dari segi fisik maupun mental. Dikutip dari laman halodoc.com, difabel adalah bentuk halus untuk menggambarkan kondisi seseorang yang mengalami disabilitas atau keterbatasan, baik dari segi fisik, mental, maupun intelektual. Mereka disebut difabel karena mempunyai kemampuan yang berbeda dibanding anak-anak lainnya. Jadi, sekolah inklusi memberikan layanan khusus terhadap peserta didik difabel dalam berinteraksi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2010: xv), interaksi terhadap peserta didik difabel dapat dilakukan dengan interaksi simbolik atau interaksi menggunakan simbol-simbol, seperti dengan puzzle, gambar, dan simbol- simbol pendukung lainnya.

Peserta didik difabel sudah selayaknya mendapat layanan khusus saat berinteraksi di sekolah inklusi. Layanan ini seharusnya tidak hanya datang dari guru pendamping, tetapi juga dari semua pihak yang ada di sekolah. Guru-guru yang bukan guru pendamping, peserta didik yang bukan peserta didik difabel, petugas perpustakaan, penjaga keamanan sekolah, pemilik kantin, sampai masyarakat sekitar sekolah juga harus mendukung layanan interaksi khusus untuk peserta didik difabel.

Jika sewaktu-waktu peserta didik difabel keluar dari sekolah dengan alasan apa pun, masyarakat diharapkan memperlakukan mereka dengan baik. Artinya, semua pihak saling bersinergi menerima keberadaan peserta didik difabel di sekolah inklusi. Apabila sudah ada interaksi yang baik antara peserta didik difabel dan semua pihak di sekolah inklusi, mereka akan merasa nyaman di sekolah. Dengan demikian, kemungkinan mereka juga dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah, seperti peserta didik yang lain.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 69 Kurikulum Merdeka: Iklan Imperatif dan Persuasif

Berbekal bacaan tersebut, bersama teman sebangku kalian, diskusikanlah jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Bagaimana interaksi peserta didik difabel di sekolah inklusi?

2. Mengapa peserta didik difabel memerlukan layanan khusus?

3. Informasi penting apa yang disampaikan teks tersebut?

4. Apakah di sekolah kalian juga terdapat peserta didik difabel? Jika ada, bagaimana perlakuan yang mereka terima selama berinteraksi di sekolah?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved