Konflik Palestina Israel
Satu-satunya Akses Ditutup, Paket Bantuan Kemanusiaan bagi Warga Palestina Tertahan di Mesir
Penyeberangan Rafah ditutup sejak Selasa (10/10/2023) setelah 3 serangan udara Israel mengenai pos perbatasan Palestina di sana dalam kurun waktu 24 j
TRIBUNAMBON.COM - Rentetan paket bantuan kemanusiaan untuk warga sipil Palestina di Gaza dilaporkan tertahan di dekat perbatasan Mesir setelah penyeberangan Rafah ditutup.
Dilaporkan hingga hari ke-8 perang Hamas dan Israel, warga sipil Palestina di Gaza masih terkepung.
Melansir AFP Minggu (15/10/2023), konvoi bantuan tersebut menumpuk dan belum bisa tersalurkan kepada sipil di Gaza.
Diketahui penyeberangan Rafah merupakan satu-satunya akses Jalur Gaza.
Penyeberangan Rafah ditutup sejak Selasa (10/10/2023) setelah 3 serangan udara Israel mengenai pos perbatasan Palestina di sana dalam kurun waktu 24 jam.
Sebelumnya, pengiriman bantuan dari Yordania, Turki, dan Uni Emirat Arab dilaporkan telah tiba di bandara El Arish yang berada 50 kilometer di sebelah barat penyeberangan Rafah.
Baca juga: Dampak Perang Hamas-Israel, Bocah Palestina-Amerika Ditikam hingga Tewas oleh Pria Lansia di AS
Bantuan itu datang bersama dengan pasokan medis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan 300.000 orang.
Mesir sendiri telah mengirimkan konvoi 100 truk pengangkut yang membawa 1.000 ton bantuan.
Sementara itu, para saksi mata mengatakan bahwa blok-blok beton yang dipasang oleh Mesir untuk membentengi perbatasan setelah pengeboman Israel masih berada di tempatnya.
Mereka berkata kemungkinan tidak ada jalan yang dipertimbangkan untuk dibuka dalam waktu dekat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/16102023-Paket-Bantuan.jpg)