Kebakaran di Ambon
Diduga Korsleting, Ruang Cuci Darah RSUD Haulussy Terbakar
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIT, diduga akibat korsleting listrik. Awalnya salah seorang perawat, Fani Fenendy (45) melewati ruangan c
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ruangan cuci darah milik RSUD. Dr. M. Haulussy, Kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, terbakar pada Jumat, (15/9/2023) pagi.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIT, diduga akibat korsleting listrik.
Awalnya salah seorang perawat, Fani Fenendy (45) melewati ruangan cuci darah, kemudian mencium bau hangus.
"Saksi Fani Fenendy (45) menjelaskan bahwa sekitar pukul 08.00 WIT, dirinya masuk kantor dan langsung ke ruangannya setelah melewati depan ruangan cuci darah dirinya mencium bau hangus, tetapi dirinya tidak tau asalnya dari mana," ujar Kapolsek Nusaniwe, Iptu Johan Anakotta, Jumat (15/9/2023).
Lanjutnya, saksi bersama teman kerjanya mengecek beberapa ruangan sekitar dan didapati asap berasal dari ruangan cuci darah.
"Saksi dan beberapa teman kerjanya langsung mengecek setiap ruangan dan terlihat asap keluar dari ruangan cuci darah, dengan segera saksi langsung membuka ruangan tersebut dan terlihat asap tebal dan percikan api keluar dari AC ruangan," tuturnya.
Dengan dibantu beberapa petugas rumah sakit, mereka pun memadamkan api, sementara sekuriti menghubungi petugas Damkar.

Dikatakan, sekitar pukul 08.30 WIT, sebanyak empat unit mobil Damkar Kota Ambon tiba di lokasi kejadian.
Kemudian melakukan membantu memadamkan sisa kebakaran dan melakukan proses pendinginan.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sanksi Tegas SPBU di Papua-Maluku yang Selewengkan Penjualan BBM Subsidi
"Tidak lama kemudian sekitar pukul 08.30 WIT, 4 unit mobil Damkar Kota Ambon tiba di lokasi kebakaran dan membantu pihak Rumah Sakit memadamkan sisa-sisa kebakaran yang awalnya sudah di padamkan pihak Rumah Sakit. Sekitar 15 menit usai memadamkan api, kemudian petugas damkar pun kembali," tandasnya.
Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik.
"Dari informasi yang kami dapat, diduga korsleting listrik jadi penyebab kebakaran," cetusnya.
Pantauan TribunAmbon.com, sekitar pukul 12.54 WIT di lokasi, terlihat ruangan yang terbakar hanya berukuran sekitar 3 x 4 meter.
Tak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir sekitar Rp. 4 jutaan.
Sementara itu salah seorang petugas kebersihan, Nando mengaku bersyukur kebakaran tidak membesar.
Pasalnya, dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tabung ukuran 5 Kg berisi oksigen.
"Untung saja kebakaran tidak besar, kalau besar sampai mengenai tabung oksigen yang ada di dalam tadi maka bisa meledak," ungkapnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.