Ambon Hari Ini
Rumah Generasi Tingkatan Kapasitas Jurnalis Menuju Masyarakat Inklusif
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) diikuti oleh belasan media online, cetak dan televisi di Kota Amb
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Rumah Generasi gelar kegiatan Penguatan Kapasitas Forum Media dan Jurnalis.
Hal itu sebagai upaya mengedukasi masyarakat Indonesia menuju masyarakat yang inklusif.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) diikuti oleh belasan media, baik online, cetak dan televisi.
Koordinator Program Inklusi Rumah Generasi, Jemmy Talakua mengatakan, gender equality, disability dan sosial adalah tiga perspektif mengenai isu Inklusif.
"Kegiatan ini sangat penting karena berkaitan dengan publikasi dan juga edukasi kepada siapapun, baik itu masyarakat maupun pihak lain. Berbicara soal inklusi kita diperhadapkan dengan perspektif yang mesti sesuai, perspektif gender equality, disability dan sosial inclusion," jelas Talakua, Kamis (14/9/2023).
Segala pemberitaan media pun diharapkan mengandung unsur-unsur inklusi.
Baca juga: Ada Rekaman Suara Bupati Thaher Hanubun Paksa Korban: Bisa Cium Tidak?
Baca juga: Menteri Bintang Dukung Polda Maluku Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus TPKS oleh Bupati Thaher
"Jadi dipastikan dalam segala proses pemberitaan maupun publikasi media itu kita berharap sudah mengedepankan unsur-unsur atau hal-hal yang berkaitan dengan prinsip-prinsip inklusif," harapnya.
Selain itu, kedepannya Rumah Generasi akan berupaya memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan melibatkan pimpinan redaksi untuk secara bersama mengawal hal tersebut.
"Kami akan memfasilitasi untuk pertemuan yang sifatnya rutin. Sehingga percakapan-percakapan yang berkaitan dengan tematik tertentu atau isu-isu tertentu yang butuh didiskusikan secara bersama dan kemudian pada level atau dalam tahapan tertentu juga perlu pelibatan pimpinan redaksi untuk memastikan juga keberpihakan media yang dikelola itu sungguh-sungguh juga mengedepankan inklusif dalam peliputan maupun juga dalam pemberitaan.
Sementara itu, Direktur Yayasan BaKTI, Muhammad Yusran Laitupa mengatakan sekarang adalah era Inklusif sehingga semua pihak terlibat dalam proses pembangunan yang membawa manfaat bagi semua orang.
Lanjutnya, jurnalis berperan utama dalam mengedukasi masyarakat karena mampu menjangkau masyarakat lebih luas.
"Pilihan untuk memperkuat kapasitas jurnalis, jurnalisme yang inklusif itu penting sekali untuk mengedukasi masyarakat dan mendukung pemerintah untuk bikin isu inklusif ini dipahami kalangan luas bukan cuma oleh pemerintah saja tapi juga oleh masyarakat semua kalangan," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Iklusif-media.jpg)