Jalan Rusak di Maluku
Memprihatinkan, Akses Jalan Ribuan Warga Leihitu Barat Terancam Putus
Ruas jalan di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah terancam putus.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ruas jalan di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah terancam putus.
Ruas jalan tersebut menjadi akses bagi puluhan ribu warga.
Mulai dari Negeri Hatu, Negeri Liliboy, Negeri Allang, Negeri Wakasihu, Negeri Larike, Negeri Asilulu hingga ke Negeri Ureng dan Negeri Lima.
Baca juga: Kondisi Jalan Rusak di Negeri Hatu, Sudah Berbulan-bulan Belum Juga Diperbaiki
Diketahui, ruas jalan tersebut amblas hampir setengah badan jalan pada Desember 2022 lalu akibat pengikisan oleh air laut (Abrasi).
Namun hingga kini jalan tersebut tak juga diperbaiki.
Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 15.00 WIT dilokasi, terlihat kerusakan menyebabkan pengendara yang melintas terpaksa menurunkan laju kecepatan.
Pasalnya, setengah dari badan jalan amblas dengan panjang sekitar 60 meter.
Sementara sisanya yang menjadi lajur perlintasan kendaraan dari kedua arah nampak penuh lubang.
Dengan kondisi gelombang yang tinggi disertai curah hujan maka dikhawatirkan jalan tersebut bakal terputus.
Salah seorang warga Hatu, Erick Tipawael mengatakan jika jalan ini tak mendapat perbaikan maka pastinya akan terputus total.
"Kita lihat saja dengan kondisi alam yang buruk seperti ini jalan pasti akan semakin rusak, kalau tidak perbaikan pasti jalan putus. Ini kan satu-satunya akses bagi warga sini, kalau mau lewat durian patah sana jauh sekali," ucapnya kepada TribunAmbon.com, Senin (4/9/2023).
Sementara itu, salah seorang pengendara roda dua, Hendrik Latbual mengaku sedih dengan kondisi ini.
"Ini jalan kondisinya sangat parah, selama ini juga tak pernah diperbaiki oleh pemerintah," ungkapnya.
Para pengendara diimbau untuk berhati-hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jalan-rusak-negeri-Hatu-1718191919.jpg)