Jumat, 24 April 2026

Info Daerah

Terjebak Sehari di Sungai Wae Kawanua, Aparat Berhasil Evakuasi Warga Saunolu

Fence diketahui terjebak selama kurang lebih sehari semalam saat hujan deras mengguyur pulau Seram sejak Minggu (9/7/2023) dan mengakibatkan sungai Wa

|
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Istimewa
Evakuasi warga di Sungai Kawanua, Tehoru, Rabu (12/7/2023) 

Laporan KontributorTribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Terjebak seharian di tengah sungai Wae Kawanua, Fence (65) warga Saunolu, Kecamatan Tehoru berhasil dievakuasi Anggota TNI-Polri.

Fence diketahui terjebak selama kurang lebih sehari semalam saat hujan deras mengguyur Pulau Seram sejak Minggu (9/7/2023) dan mengakibatkan sungai Wae Kawanua meluap.

Fence terpaksa bermalam di kebun miliknya yang berada tepat bagian tengah sungai itu.

"Adalagi laporan masyarakat. Setelah kita identifikasi kemudian Babinsa Saunolu dan di Tehoru ini mencari informasi ke masyarakat dua Negeri ini," kata Dandim 1502/Masohi Letkol. Czi. M. Yusuf Aksa di Masohi, Rabu (12/7/2023).

"Setelah Filed informasinya bahwa benar ada warga yang berangkat ke kebunnya lalu kemudian terjebak di kebunnya di semacam delta di tengah-tengah sungai dia ada di dalam sudah satu malam dia di sana," jelas Dandim.

Baca juga: Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Ambon Tergenang Air, Pengendara Wajib Hati-hati

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Penerbangan Pesawat SAM Air Tujuan Wahai dan Banda Batal Terbang

Lanjut, setelah menerima informasi itu Babinsa kemudian melaporkan kejadian itu kepada Dandim.

Setelah menerima laporan, Babinsa diperinthakan untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta warga untuk upaya penyelamatan.

"Lalu kemudian Babinsa bersama masyarakat dan Bhabinkamtibmas itu melaporkan kepada Dandim lalu kemudian saya arahkan untuk perhatikan betul faktor keamanan dan lakukan upaya untuk evakuasi warga. Karena kita juga koordinasi dengan Badan Bencana di Kabupaten," jelas Dandim.

Proses evakuasi sempat terhambat lantaran Fence enggan meninggalkan kebunnya dan mengikuti prosedur evakuasi yang direncanakan.

Beberapa jam setelahnya, barulah Fence mau meninggalkan kebunnya.

Aparat pun perlahan menyeberangkan Fence hingga ke tepian sungai.

"Kemudian pagi harinya sekitar jam 6 sore mereka sudah berhasil menyeberang di tepi sungai terdekat dari kebun warga tadi, Anggita kami menggendong Ibu Fince sehingga bisa berani melewati aliran sungai saat itu," jelas Dandim.

"Proses itu mereka lakukan ada kurang lebih dua setengah jam," tutup Dandim. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved