Ambon Hari Ini
Seharian Hujan Guyur Kota Ambon, Penjual Mantel Raup Untung
Salah satunya dirasakan Yadi, penjual mantel dadakan di jalan Slamet Riyadi, depan Gong Perdamaian, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Hujan yang mengguyur Kota Ambon bukan hanya rawan banjir dan longsor, namun juga membawa keberkahan bagi para penjual mantel dadakan.
Salah satunya dirasakan Yadi, penjual mantel dadakan di jalan Slamet Riyadi, depan Gong Perdamaian, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Kepada TribunAmbon.com, Yadi mengatakan dirinya bersyukur seharian ini mendapat rejeki dari berjualan mantel plastik.
"Yah lumayan bersyukur sih, hujan juga ternyata membawa berkah bagi orang kecil seperti saya. Berjualan dari pagi sudah laku 4 lusin," ucapnya, Senin (10/7/2023) Sore.
Kebutuhan pemotor akan mantel dikala hujan menjadikan mantel yang dijualnya sedari pagi, laris hingga empat lusinan.
"Hujan seharian ini semua orang pasti butuh mantel, terutama kepada pengendara motor yang kehujanan," cetusnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Selasa, 11 Juli 2023: Leksula dan Masohi Hujan Petir
Mantel plastik setelan baju dan celana dijual dengan harga Rp. 20 ribu saja.
Sementara mantel bermodel poncho dijual Rp. 15 ribu.
Menurutnya, harga mantel memang dijual lebih mahal karena dirinya berdiri menjajakan mantel di tepi jalan.
"Agak mahal sedikit sih, tapi kalau mau murah kan harus cari toko yang jual mantel dulu kalau kami kan jualan langsung di pinggir jalan begini jadi lebih cepat," ungkapnya.
Hal itu pun diakui oleh salah seorang pengendara, Roger yang mengatakan para penjual mantel dadakan di pinggir jalanan ini cukup membantu.
"Kalau mau cari toko mantel lagi kan jauh, sudah pasti kehujanan. Yaa memang agak mahal sih tapi harus hargai jasa orang-orang seperti ini," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1072023-Penjual-Mantel.jpg)