Ambon Hari Ini
Terbiasa Ujian Online, Alumni UT Dominasi Tes CPNS
Berdasarkan data resmi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), tercatat sebanyak 9.436 alumni UT lolos seleksi CPNS 2019.
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Universitas Terbuka (UT) menempati posisi pertama sebagai kampus dengan alumni terbanyak yang lolos tes calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Berdasarkan data resmi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), tercatat sebanyak 9.436 alumni UT lolos seleksi CPNS 2019.
Lantas, apa yang menjadi faktor pendukung pencapaian itu ?
Menurut Direktur UT Ambon Yuli Tirtariandi El Anshori, metode pembelajaran yang diterapkan UT berbasis online dengan penggunaan Computer Assisted Test (CAT).
Dengan demikian, ketika mengikuti tes CPNS para alumni UT ini sudah tidak canggung lagi.
“Mereka sudah terdidik dengan manajemen waktu yakni mengerjakan sejumlah soal dalam waktu yang sudah ditentukan. Di UT ujian berbasis komputer menjadi hal yang biasa bagi mahasiswa kami, dimana mengerjakan soal berkisar 30-45 soal dalam waktu 90 menit. Setelah tuntas mengerjakan semua soal, mereka bisa langsung mengetahui jumlah jawaban yang betul,” papar Yuli.
Baca juga: Sambangi Lantamal IX, Berbagai Program Pendidikan UT Ambon Diperkenalkan ke Prajurit dan PNS
Capaian tahun 2019 tersebut, lanjutnya, juga menunjukkan bahwa penyediaan bahan ajar, kualitas proses pembelajaran, serta evaluasi hasil belajar di UT dikawal dan dikendalikan melalui sistem penjaminan kualitas internal yang sangat ketat.
Hal ini menjadikan kualitas lulusan UT sangat terjamin dan mampu bersaing di dunia kerja.
Selain itu, perguruan tinggi negeri ke-45 di Indonesia ini juga berkomitmen mendukung kesuksesan belajar mahasiswa dengan cara terus meningkatkan literasi dalam bidang komputer dan internet.
Saat ini, pada bulan Juli 2023 khusus di UT Ambon, sekitar 2.500 lebih mahasiswa sedang mengikuti ujian akhir semester berupa ujian online.
“Di UT memang ada beberapa modus ujian lainnya selain ujian online, ada juga ujian tatap muka, ujian take home exam, dan ujian semi online proctoring. Ke depan kami akan perlahan-lahan hanya mengadakan ujian online serta semi online proctoring. Tentunya ini membutuhkan juga kesiapan infrastruktur, mengingat di Provinsi Maluku masih ada beberapa daerah yang belum terjangkau jaringan internet. Sehingga ujian tatap muka tetap masih kami akomodir sebagai cara asesmen terhadap hasil capaian belajar mahasiswa,” kata Yuli.
Yuli menambahkan, saat ini mahasiswa di UT didominasi oleh generasi muda milenial maupun Gen Z.
Sebagian di antaranya ada yang sudah bekerja tetapi ada juga yang belum bekerja.
Jika ada yang berminat bergabung kuliah di UT, bisa mendaftar secara online melalui sia.ut.ac.id atau datang langsung ke UT Ambon di Jalan Wolter Monginsidi Lateri Kota Ambon, atau melalui pengurus Kelompok Belajar yang tersebar se-Provinsi Maluku.
“Tidak ada tes masuk bagi calon mahasiswa program Sarjana dan Diploma, biaya kuliah terjangkau, terakreditasi BAN-PT, tidak ada uang gedung, tidak mengganggu aktivitas sehari-hari bagi yang sudah bekerja, dan tentunya Kampus Negeri,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ut-ambon-belajar.jpg)