Diancam akan Dibunuh, Kondisi Pilot Susi Air Dipastikan Baik-baik Saja
Update kondisi Pilot Susi Air yang menjadi tawanan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya, Kapten Philip Mark Mehrtens.
TRIBUNAMBON.COM – Update kondisi Pilot Susi Air yang menjadi tawanan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya, Kapten Philip Mark Mehrtens.
Dalam kabar terbaru, saat ini pilot Susi Air dipastikan dalam keadaan sehat.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2023, Kombespol Faizal Ramadhani mengatakan, ancaman pembunuhan Pilot Susi Air, Philip Mark Marthens yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya hanyalah ancaman.
Pasalnya, kelompok KKB ada di Papua ini terdiri dari berbagai macam kelompok dan bukan satu kelompok saja.
Ultimatum ancaman pembunuhan Pilot Susi Air bukan dari kelompok Egianus Kogoya melainkan dari kelompok Jefry Pagawak.
"Jadi yang mengapload ultimatum ancaman pembunuhan Pilot Susi Air itu dari kelompok lai menggunakan akun atas nama NT dari Intan Jaya," kata Kombespol Faizal Ramadhani dilansir dari Tribun-Papua.com.
Baca juga: Uang Tebusan Disiapkan tuk Bebaskan Pilot Philips, Hingga Kini Belum Ada Ruang Negosiasi dari KKB
Kata Kombes Faizal, saat ini ada beberapa kelompok KKB dimungkinkan mencari momentum dari kasus penyanderaan Pilot Susi Air melalui pemberitaan yang sesungguhnya secara kelompok sudah tidak dapat di percaya.
Lanjutnya, Jefry Pagawak meberikan ultimatum ancaman pembunuhan Pilot Susi Air tersebut bertempat tinggal di Papua Nugini (PNG) dan telah menjadi DPO Polri dalam hal ini Satgas Ops Damai Cartez.
"Jadi apabila yang bersangkutan ada dalam pantauan Polri maka akan dilakukan tindakan penegakan hukum. Dan akun NT yang mengapload ultimatum tersebut adalah citivis karena tahun lalu pernah ditangkap dan bebas beberapa bulan lalu," katanya.
Ka Ops Damai Cartenz juqa menambahkan, dari hasil penyilidikan dipastikan kondisi Pilot Susi Air hingga saat ini sehat dan harapanya kondisi pilot terus terjaga.
“Sampai sekarang proses negosiasi diinisiasi oleh Kapolda Papua dan Pangdam bersama stacholder baik pihak gereja maupun Pemda Nduga terus berjalan namun masih dalam konteks masih berkembang," ujarnya.
Ia juga membeberkan tentang dengan penangkapan terhadap mata-mata KKB Pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam-Kabupaten Nduga.
"Memang benar Ops Damai Cartenz telah mengamkan salah satu mata-mata dari KKB pimpinan Egianus Kogoya dan saat ini masih dilakukan penyelidikan," pungkas Faizal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1332023-Philips-Mark-Methrtens.jpg)