Kamis, 28 Mei 2026

Dampak Curah Hujan Tinggi

Dua Hari Diguyur Hujan, Oprit Jembatan Rohomoni - Haruku Putus

Ambruknya jembatan tersebut kata Angkotasan, menyebabkan akses transportasi darat yang menghubungkan Negeri Rohomoni dan sejumlah negeri di sebelah ti

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Istimewa
CUACA EKSTREM: Kondisi Jembatan penghubung Negeri Rohomoni dan Haruku, Kecamatan Pulau Haruku Maluku Tengah pasca diguyur hujan, Senin (12/6/2023). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Dua hari diguyur hujan deras oprit jembatan penghubung Negeri Rohomoni dan Negeri Haruku, Kecamatan Pulau Haruku, Maluku Tengah ambruk.

"Putusnya jembatan penghubung di Negeri Rohomoni, jembatan penghubung antar negeri di Kecamatan Pulau Haruku. Kejadian hujan sejak jam 10 sampai 12 malam pada Senin, yang mengakibatkan terkikisnya badan jalan ujung jembatan Wae Ira," ujar Rustam Angkotasan, Staf Pusdalops-PB BPBD Maluku Tengah di Masohi, Jumat (16/6/2023).

Hujan dengan intensitas  tinggi diketahui mengguyur Pulau Haruku sejak Senin hingga Rabu kemarin menyebabkan jembatan itu ambruk.

Ambruknya jembatan tersebut kata Angkotasan, menyebabkan akses transportasi darat yang menghubungkan Negeri Rohomoni dan sejumlah negeri di sebelah timur Pulau Haruku itu terputus. 

"Putusnya akses transportasi. Terlihat sejumlah kendaraan truk yang sementara  dalam muatan yang mau dibawa ke Negeri Tetangga (Haruku dan Sameth) terpaksa tidak bisa melintasi sebab putusnya akses jembatan," jelasnya. 

Ambruknya oprit jembatan itu juga menyebabkan akses jalan kendaraan roda empat dari dan ke dua negeri itu juga terputus.

16/6/2023 - Jembatan Putus
CUACA EKSTREM: Dua hari diguyur hujan deras oprit jembatan penghubung Negeri Rohomoni dan Negeri Haruku, Kecamatan Pulau Haruku ambruk.

Selain itu, juga dikabarkan bahwa terdapat lima satuan pendidikan di sana terpaksa diliburkan. 

"Ada 5 Sekolah yang terpaksa diliburkan (Paud, Tk, Sd, SMP dan SMA). Hal itu karena posisi sekolahnya di ujung Kampung (seberang jembatan)," imbuhnya. 

Diinformasikan bahwa jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dalam durasi yang relatif lama maka akan mengancam beberapa rumah warga yang bermukim di Desa tersebut.

"Kalau masih hujan lagi itu bisa bahaya karena mengancam rumah rumah warga yang ada di sini," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved