Kamis, 9 April 2026

Korban Kebakaran di Jalan Pala Ambon Diizinkan Kembali, Tapi Ada Syaratnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengizinkan pengungsi korban kebakaran di Jalan Pala Ambon untuk kembali ke lokasi tempat tinggal sebelumnya.

|
TribunAmbon.com
Tersisa puing bangunan di Jl Pala Kota Ambon, Kamis (18/5/2023) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengizinkan pengungsi korban kebakaran di Jalan Pala Ambon untuk kembali ke lokasi tempat tinggal sebelumnya.

Pasalnya, masa penanganan tanggap darurat selama 28 hari bagi korban kebakaran telah berakhir pada Minggu (11/6/2023) lalu.

Meski begitu, para korban kebakaran ini hanya boleh tinggal hanya sampai enam bulan saja karena lahan tersebut harus dikosongkan pada 31 Desember 2023 nanti.

“Mereka saya izinkan menempati lokasi kebakaran dengan catatan sesuai komitmen kita bersama pada 31 Desember, lokasi tersebut sudah harus dikosongkan,” kata Wattimena, Senin (12/6/2023).

Wattimena mengakui, komitmen tersebut telah diteken oleh kurang lebih 90 KK pada bulan Januari lalu, jauh sebelum musibah kebakaran terjadi.

Baca juga: November 2023 jadi Bulan Penentu Nasib Tenaga Honorer di Pemkot Ambon

Sehingga warga sebenarnya belum memiliki kesiapan yang cukup untuk mencari lokasi tempat tinggal yang baru.

Dengan begitu, kebijakan yang diambil untuk mengembalikan para pengungsi merupakan bentuk keprihatinan Pemkot terhadap warga.

“Saya berharap nantinya agar tempat tinggal tidak dibuat permanen, sehingga ketika lahan Pasar Gambus diambil alih sebagai aset Pemkot pada 1 Januari 2024, masyarakat tidak banyak terbebani dengan biaya,” tambahnya.

Diberitakan, kebakaran terjadi di Jl. Pala, RT 002 RW 002 Keluraham Honipopu, Kecamatan Sirimau Kota Ambon sekitar pukul 20.20 WIT.

Kebakaran bersumber dari mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi DE 1018 AS yang menabrak salah satu ruko mengakibatkan ledakan dan memicu kobaran api sehingga membakar pertokoan dan merembet ke rumah warga di sekitar lokasi.

Dari kejadian tersebut sebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka-luka.

Selain itu, 110 unit rumah terbakar sehingga 291 jiwa terpaksa mengungsi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved