Perguruan Tinggi
Universitas Insan Cipta, Kampus Digital Pertama di Indonesia Kini ada di Kota Masohi
Kampus ini berdiri dan mendapat ijin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhir Desember 2020 dan menjadi Kampus digital pertama di Indonesia.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Maluku Tengah, Rakib Sahubawa mengabarkan, di Maluku Tengah saat ini sudah hadir kampus berbasis digital, yakni Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).
Kampus ini berdiri dan mendapat ijin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhir Desember 2020 dan menjadi Kampus digital pertama di Indonesia.
Kata Sahubawa, UICI didirikan oleh KAHMI ini memiliki izin penyelenggaraan kuliah jarak jauh dengan Program Studi unggulan.
Diantaranya, Program Studi Bisnis Digital, Sains Data, Komunikasi Digital, Informatika, Informatika dan Psikologi. Dan dua Program Studi yang baru dibuka di UICI yakni Program Studi Pertanian dan Program Studi Teknik Industri.
Sahubawa mengajak lulusan SMA sederajat atau lainnya asal Maluku Tengah untuk daftar kuliah di UICI.
Sebab menurutnya, dengan kuliah di UICI pengeluaran biaya lebih sedikit ketimbang pengeluaran biaya yang umumnya dialami mahasiswa yang kuliah di kampus-kampus kompensional.
Biaya yang bisa dihemat yakni pengeluaran uang sewa kost/kontrakan maupun biaya hidup lainnya sepert uang makan.
"Kalau kuliah di UICI, ada komponen yang bisa dihemat karena bisa kuliah dari rumah dan dari tempat manapun karena sistim kuliah online," ujar Sahubawa di Masohi, Selasa (6/6/2023).
Baca juga: Dinas Pendidikan Maluku Tengah Janji Perbaiki Sekolah Rusak di Negeri Ameth - Nusalaut
Sementara itu uang yang kuliah kata dia, per semester di UICI hanya Rp2,5 juta.
Oleh karena itu, Sahubawa mengapresiasi UICI dan memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Maluku Tengah untuk menimba ilmu dan berkarya di perguruan tinggi melalui UICI.
“Insya Allah dalam waktu dekat perwakilan pengurus Majelis Daerah Maluku Tengah akan berkunjung secara langsung ke UICI untuk melihat dan berdiskusi tentang pengembang sumber daya manusia di Kabupaten Maluku Tengah,” jelasnya.
Kampus digital ini menyediakan ruang beasiswa bagi yang berprestasi seperti:
1. Jalur keluarga besar HMI-KAHMI memiliki kuota sebanyak 150 orang dengan syarat telah mengikuti Latihan Kader 2 dan memiliki minimal IPK 3,51.
2. Jalur prestasi akademik SLTA memiliki kuota sebanyak 75 orang dengan syarat nilai rata-rata di atas 91.
3. Jalur tahfiz memiliki kuota sebanyak 75 orang dengan syarat memiliki hafalan di atas 21 juz.
4. Jalur yatim piatu sebanyak 50 orang dengan syarat memiliki nilai rata-rata di atas 81.
Saat ini UICI sedang membuka pendaftaran kuliah untuk warga yang berasal dari Maluku Tengah.
Berikut link yang bisa diakses untuk daftar di kampus digital pertama di Indonesia itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/662023-Kota-Maoshi.jpg)