Infrastruktur Pendidikan
Dinas Pendidikan Maluku Tengah Janji Perbaiki Sekolah Rusak di Negeri Ameth - Nusalaut
Dikatakan, bangunan sekolah itu akan segera diperbaiki pemerintah daerah dan penganggarannya akan diupayakan melalui Anggaran Perubahan atau APBD peru
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Terkait bangunan rusak Sekolah Dasar (SD) Negeri 168 Maluku Tengah di Negeri Ameth Kecamatan Nusalaut yang dikeluhkan Pemerintah Negeri dan Anggota DPRD beberapa waktu lalu, akhirnya mendapat respon positif Pemerintah Kabupaten.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, Tedy Salampessy yang dikonfirmasi TribunAmbon.com mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga dimaksud.
Dikatakan, bangunan sekolah itu akan segera diperbaiki pemerintah daerah dan penganggarannya akan diupayakan melalui Anggaran Perubahan atau APBD perubahan tahun 2023.
"Soal sekolah rusak di Ameth ya, saya sudah baca beritanya, dan Insya Allah kita akomodir di Anggaran Perubahan nanti," kata Tedy di Ruang Kerjanya, Senin (5/6/2023).
Dijelaskan, terkait besaran anggaran yang akan dikucurkan untuk perbaikan bangunan rusak Sekolah tersebut akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada.
Tentu lanjut, dia, proses perbaikan akan dikerjakan secara bertahap.
"Nanti kita sesuaikan dengan anggaran yang ada. Intinya interfensi dinas itu nanti ada anggaran yang disediakan untuk mengatasi permasalahan itu," tutup Tedy.
Baca juga: Rusak Parah, Sitaniapessy Minta Pemda Malteng Perhatikan SD Negeri 168 Ameth
Diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintah daerah diminta untuk segera memperbaiki bangunan sekolah SD Negeri 168 Maluku Tengah di Negeri Ameth, Kecamatan Nusalaut. Pasalnya, bangunan sekolah tersebut sudah rusak parah.
"Selaku anggota dewan dari Dapil 6, saya berharap bangunan sekolah ini segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah," kata Anggota DPRD Izaac kepada TribunAmbon.com di Masohi, Rabu (31/5/2023).
Dikatakan, kondisi bangunan sekolah tersebut sudah sangat memperihatinkan bahkan sudah tidak layak lagi untuk digunakan.
Izaac mengurai, kondisi kerusakan bangunan sekolah dasar itu sudah tak layak lagi digunakan sebab tak hanya dinding yang keropos, namun bagian plafon hingga atap bangunan sudah bolong.
"Bangunan sekolah itu sudah paling parah kerusakannya. Dinding sudah keropos, plafon bangunan sudah hancur, atap apalagi, pokoknya sangat tidak layak untuk digunakan lagi," jelas Izaac.
Kata dia Sekolah itu belum pernah sekalipun disentuh pemerintah sejak masih berstatus Sekolah Inpres Ameth-Nusalaut hingga beralih nomenklatur menjadi SD Negeri 168 Maluku Tengah sampai hari ini bangunan sekolah itu belum pernah direnovasi.
"Dari masih SD Inpres sampe sekarang belum pernah di rehab," ujar Izaac
Baru pada tahun ini, melalui anggaran pokir DPRD, diirinya berinisiatif membangun pagar sekolah dengan dana Rp 150.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/562023-Tedy-Salampessy.jpg)