Tata Cara dan Niat Puasa Syawal 1444 H, Masih Bisa Dikerjakan sampai 21 Mei 2023
Lantaran 1 Syawal 1444 H jatuh pada 22 April 2023, maka secara kasar puasa Syawal terakhir dikerjakan pada 20-21 Mei 2023.
TRIBUNAMBON.COM - Sebelum bulan Syawal berakhir, segera tunaikan puasa Syawal untuk mendapatkan keutamaannya!
Simak ketentuan, tata cara dan niat puasa Syawal berikut ini!
Puasa Syawal bisa dikerjakan mulai tanggal 2 Syawal atau bertepatan pada Minggu, 23 April 2023, berdasarkan ketetapan Pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu 22 April 2023.
Puasa Syawal bisa dikerjakan paling lambat hingga hari terakhir bulan Syawal 1444H/2023.
Lantaran 1 Syawal 1444 H jatuh pada 22 April 2023, maka secara kasar puasa Syawal terakhir dikerjakan pada 20-21 Mei 2023.
Akan lebih baik jika Anda menyelesaikan puasa Syawal 2023 sebelum tanggal tersebut.
Puasa Syawal sendiri memiliki hukum sunnah untuk dilaksanakan selama enam hari pada bulan Syawal ini.
Termasuk dalam kategori puasa sunnah muakkad, puasa Syawal ini memang dianjurkan oleh Rasullah SAW.
Adapun bacaan doa buka puasa Syawal ini lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan artinya.
Baca juga: Niat Puasa Syawal: Nawaitu Shauma Ghadin An Adai Sunnatis Syawwali Lillahi Taala
Tata Cara Puasa Syawal
- Bacaan doa niat untuk memulai puasa Syawal, sebagai berikut:
أَنَّيْ نَوَيْتُ صَوْمَ سِتَّةِ أَيَّامٍ مِنْ شَهْرِ شَوَّالِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
'Annay niawajtu shauma sittati ayyamin min syahri Syawwali sunnatan lillahi ta'ala.'
Artinya:
"Saya niat berpuasa enam hari pada bulan Syawal sebagai amalan sunnah karena Allah Ta'ala."
- Waktu Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari pada bulan Syawal setelah Idul Fitri, puasa ini dapat dilakukan berturut-turut maupun tidak berturut-turut.
- Boleh makan sahur seperti puasa lainnya, boleh makan sahur sebelum fajar.
Baca juga: Niat Puasa Syawal: Nawaitu Shauma Ghadin An Adai Sunnatis Syawwali Lillahi Taala
Doa Buka Puasa Syawal
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
'Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.'
Artinya:
"Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."
Selain itu, ada juga bacaan doa puasa Syawal ini yang dapat dibaca setiap akan memulai puasa Syawal atau pada saat berbuka puasa.
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى صِيَامِ هَذِهِ الأَيَّامِ الْمَشْهُودَةِ ، وَاجْعَلْهَا مِنَ الْقَبُولِ ، وَأَعِنِّي عَلَى قِيَامِ اللَّيْلِ فِيهَا ، وَاجْعَلْهَا لِي فَرْحًا وَمَغْفِرَةً وَعِتْقًا مِنَ النَّارِ
'Allahumma a'inna ala shiyami hadzihil ayyamil masyhudati, waj'alhaa minal qobuuli, wa a'inna ala qiyamil laili fiihaa, waj'alhaa li farhan wa maghfiratan wa 'itqon minan naar.'
Artinya:
"Ya Allah, tolonglah aku dalam menjalankan puasa enam hari yang mulia ini, jadikanlah puasaku diterima, tolonglah aku untuk menjalankan ibadah malam di dalamnya, jadikanlah itu sebagai kesenangan, pengampunan, dan pembebasan dari neraka bagi saya."
Baca juga: Niat Qadha Puasa Ramadhan dan Ketentuannya, Segera Penuhi sebelum Menunaikan Puasa Syawal!
Keutamaan Puasa Syawal
Inilah keutamaan dari melaksanakan puasa Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, yang dikutip dari bnp.jambiprov.go.id.
- Ada Manfaat Kesehatan
Ada sejumlah manfaat kesehatan bagi tubuh ketika menjalankan Puasa Syawal 6 hari
Dari beberapa penelitian, puasa intermiten yang dilakukan selama beberapa hari dalam sebulan telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan menurunkan risiko penyakit.
Sehingga, berpuasa Syawal dapat memberikan manfaat serupa bagi kesehatan.
- Menghapus Dosa Selama Setahun
Puasa Syawal 6 hari merupakan cara yang baik untuk memperbaiki amalan selama bulan Ramadhan.
Berpuasa pada enam hari pertama setelah Idul Fitri, dapat memperbaiki amalan kita yang kurang sempurna selama Ramadhan.
Dalam hadis riwayat Muslim, puasa Syawal 6 hari akan menjadi penghapus dosa-dosa yang dilakukan selama Ramadhan sebelumnya.
- Dianjurkan Rasulullah SAW
Puasa Syawal 6 hari merupakan ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Rasulullah sendiri sangat aktif melaksanakan puasa ini.
Dalam beberapa hadis dinyatakan bahwa beliau tidak pernah melewatkan puasa Syawal kecuali karena sakit atau keperluan lain yang penting.
- Terdapat Pahala yang Besar
Puasa Syawal 6 hari juga memberikan kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah dan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.
Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis riwayat Abu Dawud:
“Barang siapa yang berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia telah memperoleh pahala puasa sepanjang tahun”
- Menyempurnakan Ibadah
Seorang Muslim yang memahami ibadah dilakukannya tentu tidak akan pernah merasa cukup dengan hasil atau pahala yang diberikan oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, ia melakukan ibadah-ibadah sunah tambahan, satu di antaranya adalah puasa enam hari di bulan Syawal sebagai cara untuk memperbaiki ibadah wajib telah dilaksanakan sebelumnya.
Sudah jelas bahwa puasa Syawal dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan ibadah wajib lainnya, seperti yang dijelaskan oleh Ibnu Rajab dalam kitabnya:
'Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya.'
'Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama.'
'Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.' (Latho-if Al Ma’arif, hal. 394.).
(Tribunnews.com/Pondra Puger)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tata Cara Melaksanakan Puasa Syawal, Beserta Bacaan Doa dan Keutamaannya.
batas akhir Puasa Syawal
puasa Syawal
niat puasa Syawal
ketentuan puasa Syawal
keutamaan puasa Syawal
Kapan Batas Terakhir Puasa Syawal 2025? Berikut Panduan Lengkap untuk Umat Islam |
![]() |
---|
Bacaan Niat Puasa Syawal: Aku Niat Berpuasa Sunnah 6 Hari Bulan Syawal karena Allah Taala |
![]() |
---|
Niat Puasa Syawal: Nawaitu Shauma Ghadin An Adai Sunnatis Syawwali Lillahi Taala |
![]() |
---|
Niat Qadha Puasa Ramadhan dan Ketentuannya, Segera Penuhi sebelum Menunaikan Puasa Syawal! |
![]() |
---|
Niat Puasa Syawal: Annay Niawajtu Shauma Sittati Ayyamin Min Syahri Syawwali Sunnatan Lillahi Taala |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.