Murad Dipecat PDIP
Dipecat PDIP Maluku, Leppuy: Padahal Murad Ismail yang Besarkan PDIP, Bukan Sebaliknya
Menurutnya, Gubernur Maluku banyak berkontribusi bagi partai berlogo banteng hitam bermoncong putih itu. Murad pun telah membesarkan nama PDI Perjuan
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mantan kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Maluku, Collin Leppuy menyayangkan tindakan pemecatan Murad Ismail dari jabatan Ketua Umum DPD PDI Perjuangan Maluku.
Menurutnya, Gubernur Maluku banyak berkontribusi bagi partai berlogo banteng hitam bermoncong putih itu.
Murad pun telah membesarkan nama PDI Perjuangan di Maluku.
“Jadi bukan PDI Perjuangan yang membesarkan Murad Ismail tapi justru sebaliknya, Murad Ismail lah yang membesarkan PDI Perjuangan di Maluku. Dan logika ini jangan dibalik-balik. Ini fakta politik yang sudah menjadi rahasia umum,” kata Collin Leppuy kepada TribunAmbon.com, Jumat (5/5/2023).
Ia meminta publik Maluku harusnya mencerna secara bijak terkait pencopotan mantan Kakor Brimob Mabes Polri itu.
Sebab baginya, pemecatan ini adalah sebuah tindakan penzoliman politik terhadap Murad Ismail yang telah membesarkan PDI Perjuangan.
Baca juga: Murad Lengser, Koritelu Sebut PDIP Maluku Bisa Kehilangan Pengaruh
Baca juga: Oknum Brimob Polda Maluku Bersama Sekelompok Pemuda Mabuk Aniaya Mahasiswa Unpatti
Apalagi, Murad Ismail sebelumnya telah mencita-citakan PDI Perjuangan Maluku untuk dapat meraih dua kursi di Senayan nanti.
Murad Ismail juga telah berdarah-darah bagi PDI Perjuangan Maluku untuk memperbaiki gedung Sekretariat di Karang Panjang Ambon.
“Pak Murad Ismail yang sudah berdarah-darah membesarkan PDI Perjuangan di Maluku termasuk turun tangan memperbaiki gedung Sekretariat PDIP Maluku di Karang Panjang yang tak kunjung direnovasi elit-elit PDIP Maluku akhirnya dicopot dari posisi beliau sebagai Ketua DPD PDIP Maluku,” ujar Leppuy.
“Saya kira sampai pada titik ini publik Maluku akan menilai dengan kadar rasionalitas mereka bahwa pak Murad adalah tipikal pemimpin yang berjiwa besar untuk membesarkan partai yang beliau pimpin. Namun dengan tindakan penzoliman ini, saya yakin, PDIP sedang menggali kubur bagi mereka sendiri di 2024,” tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Gubernur-maluku-murad-ismail-09.jpg)