Kamis, 16 April 2026

Wisata Maluku

Akses Jalan Jadi Kendala Kunjungan ke Wisata Rumah Pohon Waai - Pulau Ambon

Mulai dari jenis jalan yang hanya lapen hingga kerusakan yang cukup parah.

|
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Kawasan Wisata Rumah Pohon Waai, Senin (24/4/2023) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Akses jalan jadi kendala kunjungan wisata Rumah Pohon Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Hal itu diungkapkan salah satu pengunjung, Mega kepada TribunAmbon.com, Senin (24/4/2023).

Mulai dari jenis jalan yang hanya lapen hingga kerusakan yang cukup parah. 

Kondisi itu tentu mempersulit pengunjung apalagi jarak tempuh mencapai 2 km dari jalan raya. 

Belum lagi medan jalan cukup curam pada beberapa titik. 

"Padahal tempat wisatanya bagus, tapi jalannya rusak," kata Mega.

Mengingat kawasan wisata di Kecamatan Salahutu itu cukup lengkap dengan sajian air terjun.

Sepeda gantung, sensasi bersepeda di udara dengan pemandangan apik di Wisata Rumah Pohon Waai, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Senin (24/4/2023)
Sepeda gantung, sensasi bersepeda di udara dengan pemandangan apik di Wisata Rumah Pohon Waai, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Senin (24/4/2023) (Sumber; Bili Salamoni)

Baca juga: Sepeda Udara di Kawasan Wisata Rumah Pohon Waai: Favorit dan Penuh Sensasi

Baca juga: Pengendara Wajib Hati-hati! Sedang Musim Anak-anak Main Pistol di Jalanan Kota Ambon

Harusnya akses jalan menjadi perhatian pemerintah daerah. 

"Kalau dibikin bagus, kita yakin daerah ini bisa lebih maju. Ada banyak wisata disini, bisa jadi sumber pemasukkan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, pengelola Wisata Rumah Pohon Waai, Yop Salamoni mengaku telah mengajukan proposal perbaikan jalan hampir tiap tahun, namun belum ditanggapi Pemerintah.

Padahal Rumah Pohon Waai juga pernah memenangkan penghargaan Destinasi Wisata Kreatif Terpopuler se-Indonesia tahun 2020.

"Kita disini itu pengunjung itu yang berat akses jalan. Kita sudah ajukan ke Pemda Malteng tapi proposal tidak pernah digubris. Padahal tempat kami pernah disertakan dalam lomba dan menang penghargaan itu tapi sama saja. Dari dinas Pariwisata juga tidak ada koordinasi," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved