Tata Cara Ziarah Kubur dan Doa yang Dilafalkan untuk Keluarga yang Sudah Meninggal

Ziarah kubur menjadi salah satu budaya yang dilakukan umat Muslim di Indonesia untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia.

Editor: Fitriana Andriyani
mesya
Ziarah kubur menjadi salah satu budaya yang dilakukan umat Muslim di Indonesia untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia. 

Menurut buku Panduan Ziarah Kubur dari Kaukus Muda NU Cirebon, ziarah kubur memiliki sejumlah tata cara atau urutan.

Berikut tata cara ziarah kubur:

1. Mengucapkan salam ketika memasuki areal pemakaman.

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Lafal latin: Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr, minal mu’minîna wal muslimîn, antum lanâ farthun, wa nahnu insyâallâhu bikum lâhiqûn.

Artinya: Salam atas para penghuni kubur, mukminin dan muslimin, engkau telah mendahului kami, dan insya Allah kami akan menyusulmu.

2. Membaca sejumlah surat pendek dan ayat Kursi.

- Surat Al-Qadar (7 kali)

- Surat Al-Fatihah (3 kali)

- Surat Al-Falaq (3 kali)

- Surat An-Nas (3 kali)

- Surat Al-Ikhlash (3 kali)

- Ayat Kursi (3 kali)

3. Membaca doa berikut ini sebanyak tiga kali

اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْئَلُكَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ اَنْ لاَتُعَذِّبَ هَذَا الْمَيِّتِ

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved