Geliat UMKM
Mie Huy di Kota Ambon: Lokal 100 Persen Organik
Mie Huy, segitu nama olahan berbahan dasar terigu yang satu ini. Oleh ownernya, penamaan itu bisa diartikan serupa kata memanggil.
Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Mie Huy, segitu nama olahan berbahan dasar terigu yang satu ini.
Oleh ownernya, penamaan itu bisa diartikan serupa kata memanggil.
Diakuinya tidak baku dan absen dalam kamus Bahasa Ambon, namun paling akrab di keseharian.
Huy juga kerap jadi akhir bunyi tertawa yang terbahak.
“Hahaha Huy,” celetuk owner Mie Huy, Victor saat berbincang dengan TribunAmbon.com di trotoar Jl. Diponegoro, kawasan Urimesing Kota Ambon, Sabtu (8/4/2023).
Trotoar di Kawasan Urimesing jadi lapak kedua Mie Huy.
Baru empat kali melapak di kawasan pusat kota berjuluk manise itu, namun malam itu 30 porsi mie huy ludes dalam tiga jam.
Sekilas, pemilik nama lengkap Victor Alfa Saapang itu seperti menegaskan bukan soal tempat, namun soal rasa dari mie produksi lokal itu.
“Ini produk lokal 100 persen organik, olahan teman saya Rendi, pabriknya di Mardika,” ujarnya.
Baca juga: Trotoar Coffee, Tongkrongan Kece di Kota Ambon: Ini Kopi Bukan Sopi
Masih menyoal tempat, setiap harinya Victor didampingi istri terkasih melapak di kawasan Lateri, tepatnya di samping Dinas Pendidikan Kota Ambon; buka pukul 16.00 – 22.00 WIT.
Warungnya yang di Lateri diakui bukan lokasi strategis, karena tidak hanya jauh dari pusat kota, juga masuk gang kurang lebih 100 meter dari jalan raya.
Meski begitu, dia memastikan 70 persen pelanggannya justru datang dari pusat kota.
Lagi-lagi bukan soal tempat, namun rasa.
Baca juga: Ohara Sushi di Kota Ambon, Rasa dan Tongkrongan Bikin Betah
Balik ke Mie Huy, ada dua jenis yang ditawarkan; Mie Kuah ayam panggang merah dan Mie goreng ayam panggang merah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Mie-Huy-A.jpg)