Komunitas
Ini Dia Profil Honda Beat Club Ambon, Be Automatic Brotherhood
Ialah Honda Beat Club Ambon, komunitas berjejaring secara nasional di bawah naungan Honda Beat Club Indonesia
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Satu lagi komunitas motor Beat di Kota Ambon.
Ialah Honda Beat Club Ambon, komunitas berjejaring secara nasional di bawah naungan Honda Beat Club Indonesia.
Honda Beat Club Indonesia (HBCI) tersebar di seluruh Indonesia, hingga kini memiliki lebih dari 100 wilayah dari Sabang sampai Merauke.
Sementara HBC Ambon sendiri dengan kode wilayah 046 berada di regional Melanesia atau timur Indonesia.
Dibentuk 12 April 2015 silam oleh 5 sekawan yakni; Iron Sitaniapessy, Elton Komandely, Onco Renuat, Fernando Rahanyaan dan Maikel.
Awal berdiri komunitas ini mengusung nama Mollucas Beat Community (MBC).
Tidak berapa lama, MBC kemudian bergabung ke HBC Indonesia agar bisa berjejaring.
Nama pun berganti jadi HBC Ambon.
Saat awal berdiri HBC Ambon diketuai Iron Sitaniapessy, kemudian kepemimpinan berlanjut ke Fernando Rahanyaan.
Dan berpindah ke Rolando Pattiasina hingga sekarang.
Komunitas yang hampir 8 tahun mengaspal di jalanam kota Manise kini memiliki sekitar 25 member aktif.
Berikut struktur kepengurusan HBC Ambon :
Ketua : Rolando Pattiasina
Wakil : VJ Riken
Sekretaris : Ical Bugis
Bendahara : Alwuiansyah
Divisi Touring : Sandi Safrudin
Divisi Humas : Marten
Divisi Tatib : Onco Renuat
Divisi Keamanan : Rio
Serangkaian aktivitas komunitas motor seperti Kopdar, Kopsan dan Touring menjadi agenda rutin HBC Ambon.
"Agenda Kopdar rutin tiap malam minggu sedangkan Kopsan di Selasa malam, lalu touring tahunan itu setiap 17 Agustus," ucap Ketua HBC Ambon, Rolando Pattiasina kepada TribunAmbon.com, Malam, Selasa (28/2/2023).
Dirinya bercerita, Touring terjauh HBC Ambon saat ke kota Namlea, Kabupaten Buru dan ke Pulau Osi, Kabupaten Seram Bagian Barat.
"Touring terjauh kami di tahun 2019 itu kami ke kota Namlea pada tahun 2019 silam, kemudian ke Pulau Osi di tahun 2020," tuturnya.
Selain agenda otomotif, komunitas ini juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.
"Kalau setiap bulan puasa itu kami berbagi takjil, selain itu juga kami membawa bantuan sembako ke Desa Liang saat gempa tahun 2019," ujarnya.
Di sisi lain jika terjadi bencana alam, maka setiap wilayah dibawah naungan HBC Indonesia turut memberi bantuan berupa donasi.
Di kesempatan yang sama pula, Wakil HBC Ambon, VJ Riken mengungkap 'Be Automatic Brotherhood' ialah slogan komunitas ini.
"Slogan kami 'Be Automatic Brotherhood' artinya siapa saja yang sudah bergabung secara otomatis akan menjadi saudara kami," ungkapnya.
Tidak hanya sekedar slogan semata, seandainya ada anggota yang terkena musibah atau kecelakaan maka akan diberi sumbangan langsung dari HBC Indonesia.
VJ menjabarkan syarat bergabung ke HBC Ambon adalah minimal berusia diatas 17 tahun atau sudah lulus SMA.
Memiliki motor Beat beserta dengan kelengkapan kendaraan, SIM, serta STNK.
Sebelum di kukuhkan sebagai member komunitas, maka calon anggota harus melewati serangkaian prospek.
"Ada serangkaian prospek yang harus di lewati calon member, seperti mendorong motor naik gunung, dan wajib hadir 3 kali berturut-turut saat Kopdar," jelas VJ Riken. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/hbc-a.jpg)