Lapak Terminal Mardika
Sok Berkuasa di Pasar Mardika, Alham Valeo Dikecam Wakil Rakyat
Bahkan, pembangunan dan pembongkaran Lapak di dalam Terminal Mardika juga diinisiasi oleh APMA tanpa izin Pemerintah Kota.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA), Alham Valeo mendapat kritikan habis-habisan dari DPRD Kota Ambon, Senin (27/2/2023).
Pasalnya semenjak APMA diresmikan tahun 2022 dan Alham Valeo mengetuainya, seolah-olah Pasar Mardika menjadi kewenangannya.
Mulai dari permasalahan Pembangunan Lapak bagi pedagang terdampak Revitalisasi Gedung Putih hingga Retribusi Pasar.
Bahkan, pembangunan dan pembongkaran Lapak di dalam Terminal Mardika juga diinisiasi oleh APMA tanpa izin Pemerintah Kota.
"Saya lihat pembangunan di pasar Mardika ini orang nomor satu yang lebih berkuasa itu Pak Al (Alham Valeo), mulai retribusi ke Pak Al, pembangunan semua ke Pak Al, apa ini?," kata Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Ari Sahertian saat rapat bersama terkait pembangunan Lapak Terminal Mardika, di Gedung DPRD Ambon, Senin (27/2/2023).
Tak hanya itu, setiap kali pertemuan, Alham Valeo tak membawa pengurus inti APMA dan malah mengajak para pedagang untuk membungkam wakil rakyat.
Baca juga: Rapat Pembangunan Lapak di Terminal Mardika Belum Temui Titik Terang
"Pengurus intinya yang hadir, tapi para pedagang di bawah semua. Ini ancaman berulang kali buat lembaga ini yang diatur mekanisme oleh Pak Al," tambahnya.
"Para pedagang dan paguyuban yang menganggap pemerintah kota ini sangat kecil, sehingga mengatur-ngatur apa saja, kita ini lembaga yang diutus oleh rakyat diberikan kepercayaan, tidak ada yang bisa mengatur kota ini selain pemerintah," tegasnya.
Sahertian menegaskan hak menata kota berada pada Pemerintah Kota Ambo.
Pihak ketiga dan asosiasi apapun tak punya kewenangan, dan harus meminta izin Pemkot Ambon, bukan hanya sekedar tembusan.
"Hak menata kota ini bukan berada pada paguyuban manapun atau pihak ketiga tapi ada pada pemerintah kota dan DPRD. Kita DPRD juga diancam saya bilang kepada pedagang ini rumah kalian, tidak boleh ancam-ancam ya. Saya tidak ada maksuda apa-apa tapi kita dudukan konsekuen ini," tambahnya
Diketahui, dalam rapat Ketua APMA, Alham Valeo mengakui pembongkaran lapak dan pembangunan kembali di Terminal Mardika dilakukan oleh APMA.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2722023-Alham-Valeo.jpg)