Pendidikan di Ambon
Gedung Sekolah Citra Kasih Ambon segera Dibangun di Kota Manise
Dengan kehadiran SCK Ambon, dapat memberikan kesempatan bagi para orangtua untuk memilih tujuan sekolah, baik bagi anak-anak usia kelompok bermain hin
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Yayasan Ciputra Pendidikan mulai membangun gedung sekolah di Kota Ambon.
Head of School SCK Ambon, Fransiska Rini Utami mengatakan, pihaknya mampu memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak didik, di kota berjuluk 'Manise' ini.
Dengan kehadiran SCK Ambon, dapat memberikan kesempatan bagi para orangtua untuk memilih tujuan sekolah, baik bagi anak-anak usia kelompok bermain hingga remaja (KB-SMA).
Pembangunan sekolah akan dimulai dengan acara syukuran pada Kamis, 16 Februari 2023 yang dihadiri oleh Scholl General Manager SCK Ambon.
"Pada saat yang bersamaan akan dilakukan kegiatan Ground-breaking penambahan gedung baru di dua lokasi SCK lainnya, yaitu SCK Manado dan SCK Makassar," jelas Fransiska Rini Utami melalui rilis yang diterima Tribun Ambon.com, Senin (13/2/2023).
Dia menuturkan, SCK Ambon yang berdiri sejak tahun 2014, merupakan sekolah yang mengusung dan mengedepankan kualitas akademis yang unggul.
SCK Ambon juga memperhatikan aspek-aspek penting yang dibutuhkan oleh para siswa yaitu life skills, karakter baik, kemampuan berinteraksi, dan juga kemampuan lain yang diajarkan melalui Program of Entrepreneurship dan hal ini sangat penting untuk dikuasai siswa untuk masa depannya.
Kualitas akademis yang unggul dan terutama kemampuan berbahasa Inggris yang terus diasah dalam komunikasi di sekolah dan di kelas.
Bahasa Inggris sudah diberlakukan secara aktif dari N2 atau Kelompok Bermain hingga ke tingkat berikutnya.
Hal ini harus dilakukan mengingat hampir semua buku referensi yang digunakan di sekolah juga menggunakan bahasa Inggris di samping menyiapkan siswa agar benar-benar siap menjadi bagian dari Global Citizen.
"Pendidikan Entrepreneurship yang dirancang SCK Ambon didukung dengan teknologi pembelajaran yang makin menguatkan kemampuan akademis dan non-akademis siswanya. Tekonologi tersebut diberi nama CEdX SCK SCB Students," ucapnya.
Baca juga: Dukung Status Ambon City of Music, Pemerintah Salurkan Ukulele ke Sejumlah Sekolah
Kurikulum di SCK Ambon diadopsi dari kurikulum nasional dengan diperkaya program Pendidikan Entrepreneurship K-12 Ciputra Way.
Kurikulum didesain secara mandiri dengan pola belajar yang memfasilitasi siswa mampu mengelola pembelajarannya menggunakan learning cycle dengan 5 tahapan belajar (Exploring, Planning, Doing, Communicating, Reflecting).
"Kurikulum yang diajarkan tidak sekedar membuat siswa tahu dan mengerti apa yang dipelajari, tapi lebih menekankan pada kemampuan siswa dalam berkreasi dan berinovasi. Sejak usia dini, siswa didorong untuk menciptakan nilai tambah yang baru, membangkitkan nilai-nilai kemandirian, dan keberanian mengambil resiko berdasarkan pada usia perkembangan anak," jelas pungkasnya.
"Pengalaman hidup saya telah membuktikan bahwa pendidikan yang baik dan bermutu adalah cara yang paling efektif untuk meningkatkan harkat dan kesejahteraan seseorang, sebuah keluarga, sekelompok masyarakat, ataupun sebuah negara. Saya meyakini melalui pendidikan entrepreneurship merupakan solusi penting bagi generasi muda bangsa Indonesia di abad ini," tutupnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.